"Sektor ini menyumbang sekitar 21,2 persen lapangan pekerjaan di sektor manufaktur,” ungkap President UN Global Compact Indonesia, Yaya Winarno Junardi, dalam acara simposium Textile Science meet Textile Economy yang digelar di Unika Atma Jaya Jakarta hari Selasa (24/05).
Karena kontribusi dunia fesyen pada pendapatan nasional, pemerintah Indonesia telah menetapkan industri tekstil sebagai salah satu industri strategis nasional.
Setelah menghadapi kontraksi selama pandemi, Indonesia mematok proyeksi pertumbuhan industri tekstil di angka 5 persen pada 2022.
Baca Juga:Mobilitas Masyarakat Sudah Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II di DIY Diprediksi Meningkat