facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dari Sambal Teri hingga Rendang Daging, Jemaah Haji Bawa Pengobat Rindu di Tanah Suci

Eleonora PEW Kamis, 16 Juni 2022 | 14:25 WIB

Dari Sambal Teri hingga Rendang Daging, Jemaah Haji Bawa Pengobat Rindu di Tanah Suci
Rombongan calon haji dari Embarkasi Medan berangkat dari Asrama Haji ke Tanah Suci. [ANTARA]

Ia membawa rendang daging, ikan bilis yang merupakan ikan khas dari Danau Maninjau.

SuaraJogja.id - Berbagai makanan khas Nusantara dibawa jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, Arab Saudi. Dalam melaksanakan ibadah haji 1443H/2022M ini, beberapa dari mereka memiliki bekal pelepas rindu pada kampung halaman berupa makanan khas dari daerah masing-masing.

"Makanan dibawa dari Tanah Air, ada bumbu pecel, sambal teri. Kalau kangen makan ini, biar semangat makannya," kata Zumrotun calon haji asal Pati, Jawa Tengah yang tergabung dalam Embarkasi Solo (SOC) 1 di Mekkah, Kamis.

Zumrotun, yang tidak didampingi suami ke Tanah Suci, karena sudah melewati batas usia yang ditentukan, yaitu 65 tahun itu, mengatakan, bekal makan yang dibawa mengingatkannya akan kampung halaman sekaligus melepas rindu.

"Makannya dicampur dengan makanan yang didapat di sini, jadi ingat ke kampung," katanya sambil memperlihatkan sambal teri yang dibungkus plastik.

Baca Juga: Kemenag Berangkatkan Jurnalis Petugas Haji, Stafsus Menag: Diharapkan Bisa Mengedukasi Jemaah Haji

Begitu juga dengan Juniar, dari kloter 1 Embarkasi Padang (PDG) 1 yang membawa berbagai jenis makanan khas dari kota yang terkenal dengan kulinernya itu.

Ia membawa rendang daging, ikan bilis yang merupakan ikan khas dari Danau Maninjau, ada juga teman sekamarnya yang membawa rendang pakis dan abon.

"Makanan di sini enak, alhamdulillah sudah disiapkan tiga kali makan, tapi karena kami orang Padang biasa dengan makanan yang pedas, jadi bawa sambal sendiri," kata Juniar.

Elly Warni Mustafa dari Embarkasi PDG 1 juga membawa makanan khas Padang lainnya, seperti serundeng, bada ikan disangrai, dan ada yang membawa makanan instan seperti mie instan.

Jemaah haji tahun ini mendapatkan tiga kali makan, yaitu pagi, siang, dan malam dengan menu yang bervariasi dan takaran yang sudah disesuaikan dengan pemenuhan gizi.

Baca Juga: Sempat Tak Sadarkan Diri, Jemaah Calon Haji Asal Cianjur Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selain itu, makanan yang disajikan bagi jemaah juga disesuaikan dengan selera dan cita rasa nusantara yang dimasak oleh juru masak asli Indonesia, seperti rendang, terong balado, semur daging, dan lainnya. [ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait