Peternak Pundong Sempoyongan Ternaknya Dihantam PMK, Dwi: Sapi Saya Cuma Laku Rp6 Juta

Kapanewon Pundong Masuk Zona Merah Wabah PMK

Galih Priatmojo | Wahyu Turi Krisanti
Kamis, 14 Juli 2022 | 11:19 WIB
Peternak Pundong Sempoyongan Ternaknya Dihantam PMK, Dwi: Sapi Saya Cuma Laku Rp6 Juta
Warga Pundong, Dwi, memperlihatkan sapi peliharaannya yang terpapar virus PMK, Rabu (13/7/2022). [Wahyu Turi Krisanti / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Kasus PMK di Kapanewon Pundong Kabupaten Bantul meningkat pesat selama beberapa hari terakhir. Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mencatat hingga Selasa (12/7/2022) sebanyak 615 ternak terinfeksi PMK.

Dari data tersebut menjadikan Kapanewon Pundong zona merah wabah PMK dan menjadi salah satu wilayah dengan kasus PMK terbanyak di Bantul.

Peternak yang ada di Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul resah lantaran sapi yang berada di kelompok tersebut banyak terinfeksi PMK. Salah satu peternak, Giarto, mengatakan bahwa lebih dari 50% sapi di kelompok tersebut terjangkit PMK.

"Di kelompok ini sudah merata, dari 60 kandang dan sekitar 130 sapi ada 80-an yang kena PMK," terang Giarto, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga:Kasus PMK Terus Meningkat di Bantul, Kasus Terbanyak di Kapanewon Pleret

Giarto melanjutkan, lonjakan kasus PMK di kelompok tersebut terjadi selama sepekan terakhir dengan penyebab jarak antara kandang satu dan kandang lain berdekatan.

"Sebelumnya tidak sebanyak ini, banyaknya sapi yang kena PMK baru seminggu-an. Apalagi bukit ini ditempati satu kelompok yang kandangnya itu berdekatan," paparnya.

Peternak lain di kelompok ternak Panjangrejo, Dwi, menceritakan bahwa dirinya mengalami kerugian akibat sapi miliknya terkena PMK. Bahkan sehari sebelum Idul Adha sapinya gagal dibeli lantaran terpapar PMK.

"Bulan kemarin jual sapi laku Rp6 juta karena pernah kena PMK, normalnya Rp25 juta itu ada. Waktu Idul Adha juga udah deal-dealan sama orang, tapi nggak jadi dibeli karena tiba-tiba kena PMK.

Meskipun belum ditemui kasus sapi mati akibat PMK di kelompok ternak Panjangrejo, para peternak mengkhawatirkan apabila ada sapi mati mendadak akibat PMK.

Baca Juga:Kasus PMK di Bantul Meroket, Total Saat ini Hampir 3 Ribu Terinveksi

"Untung saja belum ada sapi mati disini jadi kerugiannya tidak banyak walaupun kita sudah keluar banyak biaya untuk pengobatan," lanjutnya.

Untuk vaksinasi hewan ternak, kelompok ternak Panjangrejo pun belum pernah menerimanya karena terbatasnya ketersediaan vaksin di DKPP.

"Semoga vaksin untuk hewan cepat turun walaupun sudah terlanjur tapi setidaknya bisa mengamankan sapi yang masih sehat," imbuh Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak