Kepala BPN, Arief Prasetyo Adi mengatakan, kenaikan harga telur yang terjadi saat ini dikarenakan adanya kenaikan biaya produksi, juga akibat pandemi beberapa waktu lalu.
"Terdapat perubahan harga DOC [Day Old Chick], struktur biaya lainnya, seperti biaya pakan dan biaya angkut. Hal tersebut tentunya berdampak pada perubahan harga telur," terang Arief, Kamis (25/8/2022).
Arief menyampaikan, untuk menemukan keseimbangan hulu hilir pangan, akan dibuat kolaborasi antar semua pihak pada saat yang bersamaan. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan kondisi di mana petani dan peternak sejahtera, pedagang untung.
Baca Juga:Harga BBM Subsidi Naik, Pemprov DKI Berupaya Tekan Potensi Kenaikan Harga Kebutuhan