SuaraJogja.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melalui akun Twitternya @gibran_tweet memohon maaf kepada warganet yang menyarankannya untuk membuat akun Twitter resmi yang dikelola pelayanan publik untuk menampung semua keluhan masyarakat seperti di DKI Jakarta.
Hal itu bertujuan agar segala persoalan ditangani ahlinya. Gibran pun menjawab akan meniru Jakarta sesuai perintah.
"Ya pak. Mohon maaf atas kesalahan saya. Saya akan meniru dki jakarta sesuai perintah bapak. Sekali lagi saya mohon maaf dan siap menerima hukuman," cuit Gibran, dikutip Jumat (9/9/2022).
Cuitan Gibran tersebut untuk menanggapi cuitan @mas_taqien yang menginginkan agar semua permasalah di Solo bisa ditangani ahlinya seperti di Jakarta.
"Kayaknya solo perlu meniru DKI Jakarta, yakni membuat akun Twitter resmi yg dikelola oleh dinas pelayanan publik yg bertugas menampung semua keluhan masyarakat disolo dan sekitarnya, agar jika ada masalah di suatu daerah bisa langsung ditangani ahlinya. tidak harus semua ke Gibran," katanya.
Sontak, warganet lainnya justru berkomentar sinis terhadap permintaan akun @mas_taqien tersebut.
Seperti akun @yakipetra yang menyebut tidak ada respon cepat terhadap layanan aduan di Jakarta.
"Jakarta ada adminnya, tapi dicuekin dan malah amburadul laporan kita. Fun fact malah nomor hp saya kesebar karena mengadukan suatu pelayanan di tempat kesehatan masyarakat. Enggak ada bedanya," tulis dia.
Akun Twitter @batamgue malah justru berkomentar agar Gibran maju ke Jakarta kelak.
Baca Juga:Meski Harga BBM Bersubisidi Naik, Gibran Ingin Batik Solo Trans Tetap Gratis untuk Warga
"Pertanda ini. Disarankan go to DKI itu mas. Tolong benerin JAKARTA mas,"cuitnya.
Lain lagi dengan akun @gustaf_arifin yang justru memuji tweet balasan Gibran ke netizen tersebut.
"Merendah untuk menaikan popularitas,"cuitnya.
Lihat cuitannya di sini.
Kontributor Suarajogja.id: Ismoyo Sedjati