"Kami juga sudah meminta warga untuk tidak membawa anak-anak. Tetapi, masih ada saja yang datang bersama anak-anak yang masih kecil," kata Fahdian.
Penerima BLT BBM di Kota Yogyakarta seluruhnya sekitar 22.000 dan penyaluran bantuan akan dilakukan dalam dua kelompok dengan kelompok pertama mencakup 18.007 keluarga penerima manfaat.
"Untuk distribusi batch (kelompok) kedua, akan kami lihat bagaimana nanti perkembangannya. Apakah akan diantar langsung atau diundang ke kantor pos," kata Fahdian.
Sementara itu, Anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba menilai distribusi bantuan sosial melalui kantor pos berjalan cukup lancar.
Baca Juga:Disdikpora Kota Yogyakarta Salurkan Bosda untuk Kelas Khusus Olahraga
"Sempat terjadi penumpukan karena ada warga yang datang tidak sesuai dengan jam yang sudah ditentukan. Harapannya, warga bisa mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan untuk menghindari kerumunan," katanya.
Forpi Kota Yogyakarta membuka posko pengaduan penerimaan bantuan sosial yang akan fokus pada tiga aspek, yaitu masyarakat yang berhak tetapi tidak mendapat bantuan, pungutan liar, dan pencairan bantuan yang dipersulit. Posko tersebut akan dibuka hingga 15 September 2022. [ANTARA]