Polri Akui Pakai Gas Air Mata Kadaluarsa saat Tragedi Kanjuruhan, Netizen Berang

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya gas air mata yang sudah kadaluarsa.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 10 Oktober 2022 | 17:55 WIB
Polri Akui Pakai Gas Air Mata Kadaluarsa saat Tragedi Kanjuruhan, Netizen Berang
Potret polisi tembakkan gas air mata saat Tragedi Kanjuruhan, Malang. (Twitter/@idextratime)

SuaraJogja.id - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya gas air mata yang sudah kadaluarsa saat Tragedi Kanjuruhan terjadi, Sabtu (1/10/2022) malam.

Dalam keterangannya, Irjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa gas air mata yang ditembakkan saat Tragedi Kanjuruhan sudah kadaluarsa, namun ia belum tahu secara pasti berapa jumlahnya.

"Ya ada beberapa yang diketemukan ya. Yang tahun 2021, ada beberapa ya. Saya belum tahu jumlahnya tapi masih didalami oleh labfor," ujar Dedi Prasetyo.

Penembakan gas air mata dituding menjadi salah satu penyebab utama nyawa ratusan korban melayang dalam Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 musim 2022/2023.

Baca Juga:Kepolisian Malang Kota Sujud Massal Minta Ampun Atas Tragedi Kanjuruhan

Ditemukannya gas air mata yang sudah kadaluarsa saat ditembakkan pada Tragedi Kanjuruhan membuat penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia merasa murka kepada pihak kepolosian. Bahkan tak jarang dari mereka yang tersulut emosi dan mendoakan keburukan kepada kepolisian.

"Se-tega itu kalian pak? bayangin kalo yang di tribun itu keluarga anda," ungkap salah seorang netizen.

"Niat kali nembak pake yang kadaluarsa, apakah biaya untuk itu kurang atau lari kemana?" Tanya netizen yang lain.

"Jadi duit amunisinya kemana kalo yg lama msh dipake? Bukannya ada dana tiap taunnya buat beli amunisi baru kalo amunisi lama udh ga layak??" Tanya netizen lainnya.

"Berarti ini bisa dibilang pelanggaran ham dong? Kaya waktu pak mahfud bilang bisa lapor komnas HAm," tanya netizen lain.

Baca Juga:Aremania Menggugat Berharap Tak Ada Intimidasi, Diskriminasi dan Kriminalisasi ke Saksi atau Korban Tragedi Kanjuruhan

"Ibarat makanan yang sehat kalau kadarluarsa malah jadi racun, lah ini gimana ceritanya," ucap netizen satunya.

"Yang nggak kadaluarsa aja sakit bet kena mata apalagii yang udah kadaluarsa! Agak lain emang,"ujar netizen lainnya.

Hingga saat ini kasus Tragedi Kanjuruhan sedang diusut oleh pihak tim investigasi yang dibentuk oleh pemerintah langsung. Semua masyarakat, baik dari kalangan suporter hingga netizen berharap adanya keadilan atas Tragedi Kanjuruhan yang telah menelan ratusan korban tak bersalah nyawanya melayang.

Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak