SuaraJogja.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Sri Paduka Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/10/2022).
Selain mengunggah foto Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam akun Instagram @HumasJogja dipaparkan empat misi yang mendukung visi Gubernur dan Wakil Gubernur 2022-2027
Visi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 2022-2027, yaitu:
"Mewujudkan Pancamulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan, serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi"
Baca Juga:Meski Jadi Raja, Mengapa Sri Sultan HB X Masih Perlu Dilantik sebagai Gubernur?
Untuk mencapai Visi tersebut, ada empat misi yang akan dikedepankan, yaitu:
1. Mereformasi Kalurahan untuk lebih berperan dalam meningkatkan kualitas hidup-kehidupan-penghidupan warga, pembangunan yang inklusif, serta pengembangan kebudayaan.
2. memberdayakan kawasan selatan dengan megoptimalkan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, dan perlindungan atau pengelolaan sumber daya setempat.
3. Meningkatan budaya inovasi dan mengoptimalkan kemanfaatan kemajuan teknologi informasi.
4. Melestarikan lingkungan dan warisan budaya melalui penataan ruang dan pertanahan yang baik.
Visi dan misi inilah yang menjadi kekuatan untuk mewujudkan program-program strategis sebagai priorotas pembangunan DIY pada 2022-2027.
Dalam unggahan tersebut, warganet juga ikut berkomentar tentang harapannya. Beberapa di antaranya menginginkan kenaikan UMR. "Naikin umr dulu aja Pak, udah ketinggalan sama kota lain," tulis Reza Abista.
"Menaikan umr Jogja," tulis Ade Jayanta. Kemudian Joyhanes yang juga bertanya tentang UMR,”Umr naik tidak tuan,” tulisnya.
Sedangkan, Herwin Arvianto mengingatkan tentang tata kelola sampah. “Sampah e pripun niki? Sios dirampungke mboten?Wulan Mei sampun dielingke kalih rencang2 lho. Nopo kemutan? (Sampahnya bagaimana ini? Jadi diselesaikan? Bulan Mei sudah diingatkan sama teman-teman, apa tidak ingat?)" tulisnya.
Ambar Sari menuliskan komentar. "Menunggu kabar yang jauh lebih baik," tulisnya.
Kontributor : Ismoyo Sedjati