Sejumlah Ruas Jalan Provinsi di DIY Rawan Longsor, Berikut Titiknya

ruas jalan provinsi yang rawan longsor tersebar di Bantul, Gunungkidul hingga Kulon Progo

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Sabtu, 05 November 2022 | 11:09 WIB
Sejumlah Ruas Jalan Provinsi di DIY Rawan Longsor, Berikut Titiknya
Ilustrasi longsor (Antara)

SuaraJogja.id - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta masyarakat untuk lebih waspada terkait dengan potensi jalan rawan longsor di wilayah DIY. Hal itu mengingat saat ini musim hujan sudah mulai tiba.

Kepala Dinas PUP-ESDM DIY Anna Rina Herbranti menuturkan sejumlah ruas jalan rawan longsor itu tersebar di berbagai wilayah. Khusus untuk ruas jalan rawan longsor yang berstatus jalan provinsi itu sendiri ada di Kabupaten Bantul, Gunungkidul hingga Kulon Progo. 

"Jadi masyarakat diimbau untuk tetap waspada saja, terutama kalau pada saat hujan deras. Sudah ada juga beberapa rambu-rambu yang sudah dipasang di sana, mulai dari tanjakan, tikungan tajam hingga jalan rawan longsor," kata Anna dihubungi awak media, Sabtu (5/11/2022).

Ia merinci sejumlah titik jalan provinsi yang rawan longsor itu di antaranya berada di Kabupaten Bantul, ruas Imogiri-Dodotan, lalu ruas Patuk-Terong dan ruas Palbapang-Samas.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di DIY Naik Drastis, Penyebabnya Subvarian Omicron XBB?

Kemudian untuk di Kulon Progo ruas jalan provinsi rawan longsor itu berada di ruas Dekso-Samigaluh-Magerharjo, lalu ruas Tegalsari-Klepu, serta ruas Demen-Glagah.

"Kalau untuk yang di Gunungkidul itu ada di Hargomulyo salah satunya," imbuhnya.

Disampaikan Anna, hampir semua ruas jalan provinsi rawan longsor itu memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Mengingat sejumlah ruas jalan itu merupakan akses wisatawan menuju beberapa destinasi wisata di masing-masing wilayah.

"Sebenarnya semua jalan itu mobilitas tinggi dan padat karena kan beberapa tempat itu menjadi lokasi tempat wisata. Misal Imogiri-Dodotan, Patuk-Terong itu kan banyak wisatawan ke sana," tuturnya.

Sebagai upaya mitigasi bencana, Anna mengaku terus berkoodinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan kabupaten/kota terkait. Termasuk dengan Dinas Pekerjaan Umum masing-masing wilayah.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca di Jogja 5 November 2022, DIY Diguyur Hujan Deras Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Selain itu, diharapkan Anna, ada peran aktif masyarakat sekitar relawan dan berbagai pihak untuk memberikan informasi kepada para pengguna jalan terkait wilayah rawan tersebut. Menurut kewaspadaan menjadi modal utama dalam mengantisipasi bencana yang berpotensi terjadi.

"Kewaspadaan memang menjadi modal utama. Peran warga sekitar sangat penting. Begitu hujan deras, peran warga sekitar mengantisipasi dan segera informasi kepada terutama yang mau lewat kawasan tersebut bisa dilakukan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak