Hal itu, kata pelatih cek fakta di Google News Initiative ini bisa dilakukan dengan disiplin verifikasi. Baik mencakup penyuntingan dengan sikap skeptis, memeriksa akurasi data, menghindari asumsi dan bersikap waspada terhadap anonimitas.
Tak hanya itu, tata mitigasi konten digital diperlukan untuk melawan hoaks serta ujaran kebencian.
"Optimalisasi media sosial dengan cerdas dan bijak. Harus cek fakta terlebih dahulu serta aktif melawan tipu muslihat di media sosial," kata Zainuddin.
Ia berharap cara kolaboratif dan diskusi ini menjadi penting dalam menyiapkan generasi muda saat ikut andil dalam berpolitik mendatang.
Baca Juga:Rencana Pensiun Jokowi: Kembali ke Solo dan Jadi Warga Biasa
"Kita berharap menciptakan situasi politik yang bersih, jernih serta kondusif di tahun 2024 bahkan sampai tahun-tahun selanjutnya," kata dia