Berbeda dengan Sekretaris Tunas Wisata (operator Goa Pindul lainnya), Carlos Boromeus. Dia mengakui memang libur Natal dan Tahun Baru ini memang cukup sepi. Kondisi ini di luar dugaan mereka. Tak banyak wisatawan yang datang ke Goa Pindul.
"Kemarin banyak travel agent yang membatalkan perjalanannya ke Goa Pindul karena masifnya berita banjir yang melanda sungai Oya di media sosial,"ungkap dia.
Seperti diketahui, berita bencana Hidrometeorologi yang terjadi di penghujung tahun di Gunungkidul memang cukup masif beredar di media, tak hanya media mainstream, namun juga kedua sosial. Selain memicu kerusakan juga ada korban jiwa.
Tak terkecuali berita meluapnya sungai Oya, sungai yang ada di Goa Pindul. Bahkan akibat sungai Oya meluap, sempat ada dua pelajar yang nyaris hilang terseret derasnya arus air saat melintasi jembatan. Tak hanya itu ada warga yang terisolir hingga kuburan hilang karena terbawa arus air.
Baca Juga:4 Kuliner Khas Gunungkidul, Dijamin Nagih!
"Lha karena berita banjir Sungai Oya banyak di media sosial, travel agent ramai-ramai membatalkan bookingan ke sini. Mereka takut, ndak mau ngambil resiko takut kalau sewaktu-waktu banjir lagi,"tambah dia.
Ketua Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Maju Mandiri (BumDes Yang Menaungi 11 Operator Pindul), Sariyanta mengakui jika kunjungan wisata ke Goa Pindul belum pulih seperti sedia kala. Bahkan di libur Nataru tahun 2022 ini ada penurunan 50 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2021 yang lalu.
"Padahal 2021 itu masih pandemi, sekarang pandemi sudah lewat. Kok masih sepi, itu mungkin karena bencana alam,"kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Arif Aldian mengakui angka kunjungan wisatawan ke Gunungkidul selama Nataru ini tidak seperti perkiraan semula. kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 dari 23 Desember 2023 sampai 1 Januari 2023 jauh dari target.
"Awalnya kunjungan wisatawan kami proyeksikan sebanyak 148.305 orang, tapi hingga 1 Januari 2023 hanya terealisasi 119.957 orang,"tutur dia.
Baca Juga:Ingin Rayakan Tahun Baru di Gunungkidul? Ada 4 Opsi Menarik
Menurutnya, penurunan ini hampir dialami oleh semua obyek wisata di Gunungkidul. Ia mengakui ramalan BMKG yang mengatakan cuaca ekstrim melanda kawasan ini serta tentang jalan menuju ke Gunungkidul yang longsor dan memicu kemacetan cukup panjang sangat berpengaruh pada wisatawan.