Waspada, BMKG Prediksi Musim Kemarau Tahun 2023 Lebih Kering

Reni menuturkan akhir musim kemarau 2023 di DIY terjadi pada Oktober dasarian I untuk Kabupaten Kulon Progo bagian Utara.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 28 April 2023 | 22:55 WIB
Waspada, BMKG Prediksi Musim Kemarau Tahun 2023 Lebih Kering
Ilustrasi kemarau di Kaltim. [Istimewa]

SuaraJogja.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi musim kemarau kali ini akan lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya. Musim kemarau sendiri akan mulai berlangsung pada akhir April ini hingga Oktober mendatang.

Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas menuturkan apabila dibandingkan dengan rata-ratanya, Awal Musim Kemarau 2023 di DIY bervariasi dari maju 1 dasarian, mundur 1 dasarian dan sama dengan rata-ratanya. Dengan perincian 2 ZOM (25%) maju, 3 ZOM (37.5%) mundur dan 3 ZOM (37.5%) sama dengan rata-ratanya.

"Dari 8 Zona Musim (ZOM) di DIY, 2 ZOM (25%) diprakirakan akan mulai memasuki musim kemarau pada April 2023 dan 6 ZOM (75%) pada Mei 2023," kata Reni dalam keterangannya, Jumat (28/4/2023).

Disampaikan Reni, sifat hujan selama musim kemarau 2023 di DIY diprakirakan seluruhnya normal. Sedangkan puncak musim kemarau 2023 di DIY diprakirakan berlangsung antara Juli hingga Agustus 2023.

Baca Juga:Empat Kecamatan di Bantul Rawan Kekeringan, BPBD Perbanyak Distribusi Air Bersih selama Kemarau

Sementara panjang musim kemarau bervariasi dengan perkiraan antara 16 sampai 20 dasarian. Dengan rinciannya 1 ZOM (12.5%) selama 16 dasarian, 1 ZOM (12.5%) selama 17 dasarian, 4 ZOM (50%) selama 18 dasarian, 1 ZOM (12.5%) selama 19 dasarian dan 1 ZOM (12.5%) selama 20 dasarian.

"Perkiraan kami musim kemarau 2023 akan berakhir Oktober. Masing-masing kabupaten memiliki waktu berbeda-beda," ungkapnya.

Reni menuturkan akhir musim kemarau 2023 di DIY terjadi pada Oktober dasarian I untuk Kabupaten Kulon Progo bagian Utara. Lalu Oktober dasarian II untuk Kabupaten Gunungkidul bagian tengah dan selatan serta Oktober dasarian III wilayah Kota Jogja, seluruh Kabupaten Sleman dan Bantul, Kabupaten Kulon Progo kecuali Kapanewon Samigaluh dan Kalibawang serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara.

BMKG mengimbau seluruh pihak baik dari pemerintah daerah dan masyarakat luas agar lebih siap untuk mengantisipasi hal itu. Termasuk dengan kemungkinan musim kemarau yang lebih kering dan panjang tahun ini.

Untuk daerah-daerah dengan peluang terjadinya curah hujan rendah, kata Reni, perlu melakukan langkah antisipasi memilih budidaya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air. Kemudian ia meminta semua pihak waspada dengah potensi kebakaran hutan, lahan dan semak.

Baca Juga:BMKG: Info Prakiraan Cuaca di Jawa Barat pada Jum'at 28 April 2023, Awas! 21 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat pada Siang dan Sore Hari

"Kami imbau masyarakat unutk mewaspadai kebakaran hutan, lahan dan semak. Termasuk dengan diharapkan dapat menghemat penggunaan air bersih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak