Pascaperusakan Museum Tamansiswa, Kurator Identifikasi Kerugian Koleksi Bersejarah

Disbud inventarisasi kerusakan museum Tamansiswa akibat tawuran

Galih Priatmojo
Selasa, 06 Juni 2023 | 19:47 WIB
Pascaperusakan Museum Tamansiswa, Kurator Identifikasi Kerugian Koleksi Bersejarah
Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya yang jadi korban bentrok dua kelompok massa yang terjadi di Jalan Tamansiswa, Minggu (04/06/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Dinas Kebudayaan (disbud) DIY melakukan inventarisasi kerusakan Museum Tamansiswa Dewantara Kirti Griya yang jadi korban tawuran dua kelompok massa yang terjadi di Jalan Tamansiswa, Minggu (04/06/2023). Indentifikasi kerusakan pun dilakukan untuk mengetahui besaran kerugian yang dialami museum tersebut.

"Jadi kemarin ada hal yang kami koordinasikan, juga termasuk pengecekan identifikasi kerusakan karena kami juga harus tahu supaya kami bisa mempertimbangkan hal-hal yang bisa dibantu oleh Pemda," ujar Kepala Disbud DIY, Dian Laksmi Pratiwi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (06/06/2023).

Menurut Dian, pihaknya meminta kurator museum untuk mengidentifikasi kerusakan koleksi-koleksi berharga yang rusak akibat tawuran antarkelompok. Sebab perbaikan koleksi bersejarah tidak bisa dilakukan sembarangan.

Namun Dian belum bisa memastikan nilai kerugian yang diakibatkan kerusuhan tersebut. Kurator juga tengah menaksir kerugian yang dialami.

Baca Juga:Sempat Diamankan Usai Tawuran di Tamansiswa Kota Jogja, Polda DIY Pulangkan Ratusan Massa PSHT

"Terlebih juga terdapat sejumlah koleksi milik museum tamansiswa yang mengalami kerusakan, kita belum tahu kerugiannya seberapa," jelasnya.

Dian menambahkan, kedua kelompok yang bentrok, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan kelompok suporter pendukung klub PSIM Yogyakarta Brajamusti bersedia mengganti kerugian kerusakan Pendopo Tamansiswa. Hal itu berdasarkan kesepakatan yang dilakukan bersama Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Namun Disbud belum mengetahui sejauh mana keduanya akan mengganti kerugian tersebut. Sebab tidak hanya koleksi benda bersejarah yang rusak namun juga taman yang berada di luar museum pun ikut rusak.

"Saya belum tahu detil kesepakatannya yang dimaksud ganti rugi seberapa dan apa saja. Misalnya kalau benda koleksi tidak bisa ditangani sembarang orang. Apakah kemudian yang menangani konservator dan kurator dari tamansiswa, kemudian mereka yang membiayai atau bagaimana, mungkin seperti itu," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Gerah dengan Aksi Tawuran Antarkelompok, Ini Pesan Sri Sultan HB X

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak