Forpi Desak Pemkot Jogja Tak Hanya Tangani Sampah Setelah Viral

menurut Kamba sampah yang menggunung di jalan Merbabu, Kotabaru tidak cukup diambil dalam waktu satu hari.

Galih Priatmojo
Senin, 09 Oktober 2023 | 18:53 WIB
Forpi Desak Pemkot Jogja Tak Hanya Tangani Sampah Setelah Viral
Petugas mengambil sampah di Depo Jalan Merbabu, Kotabaru, Yogyakarta, Senin (09/10/2023). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mendesak Pemkot tidak hanya menangani masalah sampah yang menumpuk setelah viral di sosial media (sosmed). Hal ini menyusul viralnya tumpukan sampah di depo Jalan Merbabu, Kotabaru, Yogyakarta yang baru ditangani Pemkot pasca viral, Senin (09/10/2023).

"Selain itu respon cepat terkait aduan masyarakat perihal sampah yang menggunung segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu viral di media sosial baru ada tindakan," papar Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba, Senin Siang.

Apalagi, menurut Kamba sampah yang menggunung di jalan Merbabu, Kotabaru tidak cukup diambil dalam waktu satu hari. Butuh minimal satu minggu dan menambah armada untuk mengangkut sampah yang menggunung.

"SDM untuk mengangkut sampah-sampah tersebut juga harus ditambah," jelasnya. 

Baca Juga:Aneh Banget! Baru Sehari Dibersihkan, Pantai Loji Sukabumi Kembali Dipenuhi Sampah

Kamba menambahkan, pasca perayaan HUT Kota Yogyakarta ke-267, Pemkot bisa segera menyelesaikan pekerjaan rumah belum terselesaikan yakni persoalan sampah. Apalagi keberadaan Satuan Perlindungan Masyarakat (satlinmas) yang biasanya mengawasi di dekat depo sampah kini sudah tidak nampak. 

Penanganan sampah di Kota Yogyakarta perlu sinergitas semua pihak. Kesadaran masyarakat untuk kembali menggiatkan kembali gerakan zero sampah anorganik pun perlu ditingkatkan. 

"Termasuk peningkatan kesejahteraan bagi sdm yang mengurusi persoalan sampah juga perlu dipikirkan," tandasnya. 

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Warga Lombok Dilatih Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan yang Bisa Dijual

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak