Chicco Kurniawan, pemeran Oscar mengaku senang bisa berinteraksi langsung dengan penonton di JAFF. Sebab bagi dia, bertemu dengan penonton secara langsung juga bisa menjadi bagian untuk berdiskusi dari karya yang diperankannya.
"Senang rasanya bisa berjumpa dengan para insan film dan penonton di JAFF. Saya selalu excited buat ke JAFF karena penonton JAFF sangat amat apresiatif. Saya berharap para penonton 13 Bom di Jakarta enjoy dengan filmnya. Ini sekaligus jadi ajang untuk saling berdiskusi secara langsung dengan para penonton saat jumpa di JAFF," katanya.
Film yang mengambil setting di Jakarta dan Klaten ini dibuka dengan kekacauan di ibukota saat mobil pembawa uang negara dibasoka oleh sejumlah orang. Badan Kontra Terorisme Indonesia pun mendapatkan pesan misterius dari pihak yang menyebutkan ada 13 bom yang disebar di seantero kota Jakarta.
Para teroris ini mengancam akan meledakkan ke-13 bom setiap 8 jam sekali jika mereka tidak mendapatkan imbalan sesuai tuntutan. Badan Kontra Terorisme selaku pihak berwenang pun mencoba melacak para teroris untuk menghentikan serangan teror di ibukota.
Baca Juga:Lika-liku Sineas Di Balik Layar Women From Rote Island
Penelusuran Badan Kontra Terorisme Indonesia dan agen rahasia atas teror tersebut mengarah pada Oscar dan William, dua orang pengusaha muda di bidang mata uang digital yang dianggap terlibat.
Misi tim agen rahasia pun menjadi rumit ketika mereka mencurigai adanya penyusup dalam tim. Di sisi lain, pemimpin kelompok teroris, Arok yang diperanlan Rio Dewatanto tidak henti menebar teror dengan meledakkan bom setiap 8 jam. Aksi baku tembak pun terjadi saat bom ke-13 akan diledakkan.
Kontributor : Putu Ayu Palupi