Pelaku Wisata di Sleman Diimbau Tak Pasang Tarif Nuthuk saat Libur Nataru

Ishadi meminta para pelaku wisata tetap menetapkan tarif sesuai dengan kewajaran. Agar wisatawan pun tetap nyaman dan tidak merasa terganggu

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 17 Desember 2023 | 08:34 WIB
Pelaku Wisata di Sleman Diimbau Tak Pasang Tarif Nuthuk saat Libur Nataru
Sejumlah wisatawan saat memasuki Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) objek wisata Kaliurang pada libur Lebaran 2022. Foto ANTARA/HO-Dinas Pariwisata Sleman

SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman mengimbau pelaku wisata di wilayahnya tak melakukan praktik aji mumpung dalam menyambut lonjakan wisatawan pada momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) nanti. Hal tersebut dikhawatirkan dapat mencoreng citra pariwisata di Bumi Sembada.

Kepala Dispar Sleman, Ishadi Zayid mengatakan pihaknya sudah memberikan imbauan itu langsung kepada para pengelola dan pelaku pariwisata di Sleman. Salah satu yang ditekankan adalah untuk menghindari parkir nuthuk atau tak sesuai tarif dan ketentuan.

"Jadi kami harapkan di libur nataru lonjakan (wisatawan) ini kemudian teman-teman pelaku wisata tidak melakukan praktek aji mumpung," kata Ishadi, Sabtu (16/12/2023).

"Ini yang selalu kita tekankan sehingga jangan sampai nanti dengan kunjungan wisatawan yang melonjak mereka melakukan aji mumpung dengan nuthuk tarif parkir, terus kemudian (harga) kulinernya itu tidak baik," tambahnya.

Baca Juga:Tertinggi di DIY, 1.000 Anak di Sleman Alami Anxiety

Ishadi meminta para pelaku wisata tetap menetapkan tarif sesuai dengan kewajaran. Agar wisatawan pun tetap nyaman dan tidak merasa terganggu oleh perilaku yang tidak sesuai atau aji mumpung tadi.

"Kami harapkan pelaku wisata untuk dapat menetapkan tarif sesuai dengan kewajaran saja, karena itu marai kapok sehingga nanti menjadi image yang tidak baik juga bagi pariwisata kita di Kabupaten Sleman," tuturnya.

Koordinasi dengan pihak-pihak terkait mulai dari aparat keamanan, Dinas Perhubungan hingga Pemerintah Kalurahan juga akan dilakukan untuk menghindari hal tersebut. Selain terus mengedukasi para pedagang untuk tetap menaati aturan yang ada.

Ketika nantinya masih ditemukan laporan terkait harga kuliner yang nuthuk, Dispar Sleman akan langsung memberikan edukasi. Jika peristiwa itu berulang maka evaluasi penggunaan kios hingga sanksi pun akan diterapkan.

"Kalau kemudian mereka selalu berulang maka kemudian kita akan evaluasi penggunaan kiosnya. Karena itu nanti dampaknya bukan orang itu saja tapi bagi semua komunitas yang berjualan di situ terkait dengan kunjungan wisata juga akan turun. Maka kemudian sanksi secara berjenjang akan kita lakukan," ungkapnya. 

Baca Juga:Dorong Kemajuan UMKM, Gojek Kerja Sama dengan Pemkab Sleman Bantu Pelatihan hingga Promosi Produk Unggulan

Sanksi sosial yang diterapkan oleh komunitas di sekitarnya pun, kata Ishadi, penting untuk dilakukan. Sehingga pariwisata di Sleman tetap aman, nyaman dan bertanggungjawab.

Ditambahkan Ishadi, wisatawan pun sudah seharusnya disambut dengan baik. Caranya dengan memastikan kondisi aman dan nyaman serta ramah itu tetap terjaga.

"Maka kemudian tanggungjawab itu ya tanggungjawab kita bersama. Jangan kemudian memanfaatkan sesaat, mendingan sedikit kali banyak daripada banyak kali sedikit," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak