Percepatan Relokasi Makam Mbah Celeng yang Terdampak Tol Jogja-Solo Dapat Lampu Hijau, Juni Mulai Dipindahkan

"Ada semacam supervisi dari Kraton. Ya bulan-bulan ini, Juni ini kita lakukan relokasi lah".

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 27 Mei 2024 | 18:47 WIB
Percepatan Relokasi Makam Mbah Celeng yang Terdampak Tol Jogja-Solo Dapat Lampu Hijau, Juni Mulai Dipindahkan
Anak-anak melewati salah satu situs yang ada di Pedukuhan Ketingan, yakni Makam Kyai Kromoijoyo atau Mbah Celeng, untuk pergi memancing di Embung Ketingan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Rabu (16/12/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Pemindahan atau relokasi makam Kyai Kromo Ijoyo alias Mbah Celeng yang terdampak tol Jogja-Solo di Ketingan, Tirtoadi, Sleman mendapatkan akselerasi percepatan. Rencananya relokasi akan mulai dilakukan pada Juni nanti.

"Ini kalau untuk [makam] Mbah Celeng akan ada akselerasi percepatan," kata Humas PT. Adhi Karya Pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2, Agung Murhandjanto saat dikonfirmasi, Senin (27/5/2024).

Disampaikan Agung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kraton untuk percepatan relokasi terhadap Makam Mbah Celeng. Pasalnya Kraton pun sudah turun langsung untuk memberikan supervisi.

"Ada semacam supervisi dari Kraton. Ya bulan-bulan ini, Juni ini kita lakukan relokasi lah," ujarnya.

Baca Juga:Progres Fisik Tol Jogja-Solo Seksi 2 Capai 28 Persen, Pembebasan Lahan Lebih 80 persen

Agung menyebut pihak tol akan mengurus seluruh proses relokasi situs makam tersebut. Mulai dari membongkar, memindahkan, hingga kemudian nantinya membangun situs makam baru.

Lalu untuk mekanisme ritual dan lainnya akan dibantu oleh pihak Kraton dan desa. Lokasi pemindahan itu sendiri masih akan tetap berada di wilayah Dusun Ketingan dan di atas tanah kas desa (TKD).

"Skemanya kelihatannya kita akan melakukan semuanya. Cuma nanti kalau ritual dan apanya nanti menunggu Kraton dan dari desa," terangnya.

Dari sisi desain, diungkapkan Agung, akan mengalami perubahan. Jika sebelumnya direncanakan bakal dibuat berundak atau cukup tinggi kini diubah lagi kembali lebih sederhana.

"Sudah ada perubahan [desain]. Karena kita sudah berkonsultasi dengan pihak Kraton ada penyesuaian-penyeusaian. [Perubahan] ya pager lah, tidak perlu berundak itu. Jadi tetap kita relokasi tetap kita muliakan, kita jadikan yang lebih baik tapi ya tetep unsur-unsur kesederhanaan kita tonjolkan," ungkapnya.

Baca Juga:Pertengahan Juni Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Masuk Area Ring Road Utara, Lalu Lintas Tetap Dibuka

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak