Melalui deklarasi tersebut PKS ingin mengatakan bahwa mereka mempunyai irama musiknya tersendiri, dengan tujuan untuk mendapatkan kursi DKI satu maupun dua.
Mengingat saat ini Anies tengah menjadi komoditi panas untuk kembali maju Cagub DKI Jakarta. Terlebih dengan potensi menang yang dianggap cukup tinggi dibanding nama-nama lain.
"Nah Anies menjadi rebutan karena potensi menangnya tinggi sementara PKS ingin mengatakan bahwa dengan pencalonan Sohibul dia mempunyai bargaining politik. Paling tidak jika Sohibul gagal dia mendapatkan kursi cawagub untuk Anies," tandasnya.
PKS Usung Sohibul Iman
Baca Juga:Dukung Kandidat Berprestasi di Pilkada Sleman, PKB Lirik Kustini Sri Purnomo
Sebelumnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal meramaikan Pilkada DKI Jakarta. PKS mengajukan nama kader seniornya.
Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri mengatakan, nama yang diajukan maju dalam Pilkada DKI yakni Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman. Sohibul yang merupakan mantan Presiden PKS itu dijagokan sebagai Cagub Jakarta.
“Sebagai Partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memperjuangkan kader terbaiknya sebagai Calon Gubernur DK Jakarta. Kandidat yang kami usung adalah Mohamad Sohibul Iman, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS," kata Mabruri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/6/2024).
Mabruri menyebut, Sohibul Iman merupakan figur yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni.
Baca Juga:Golkar Kulon Progo Perkenalkan Empat Bakal Calon Bupati kepada Kader