Viral Video Ijazah Ditahan Karena Ada Tunggakan, Sekolah dan Orangtua Siawa Kompak Membantah

Orri Setiawan mengaku urung mengambil ijazah di SMK N 3 Wonosari karena belum melunasi biaya pengambilan. Pihak sekolah menampik adanya penahanan ijazah

Galih Priatmojo
Senin, 01 Juli 2024 | 16:06 WIB
Viral Video Ijazah Ditahan Karena Ada Tunggakan, Sekolah dan Orangtua Siawa Kompak Membantah
Suasana di SMK N 3 Wonosari. [Kontributor/Julianto]

Retno menandaskan pihak sekolah tidak pernah menagih sumbangan sukarela orangtua siswa ataupun alumni sekalipun ada anak yang sampai lulus tidak merealisasikannya. Bahkan pihaknya sudah menyerahkan ijasah untuk siswa yang belum memberi sumbangan sukarela untuk SMK N 3 Wonosari

"jadi berita kalau SMK 3 Wonosar menahan ijazah dengan mengharuskan anak membayar sekian itu tidak benar, gitu. ijazah sekarang sudah ada di tangan siswa yang bersangkutan, orang tua yang bersangkutan tanpa membayar serupiahpun. begitu," tandasnya.

Ketika didatangi di rumahnya, orangtua Orri, Sukirman mengaku jika memang ijazah anaknya yang ada di SMKN 3 Wonosari baru saja diserahkan oleh pihak sekolah, Senin (1/7/2024) pagi tadi. Ijazah milik anaknya memang belum sempat diambil bukan karena adanya tunggakan. Tetapi hanya karena belum ada waktu. 

"Anak saya sudah bekerja dan belum memerlukan ijazah," kata dia. 

Baca Juga:Puluhan wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur, Tiga Diantaranya Harus Dirawat Intensif

Jika printer kabar dirinya masih memiliki tunggakan Sukirman justru mengaku tidak mengetahui jika masih ada kekurangan biaya di sekolah. Terlebih selama ini sekolah tidak pernah melayangkan tagihan kepada dirinya agar segera melunasi kekurangan biaya sekolah anaknya. 

Dia bercerita saat itu memang telah mendapat undangan dari pihak sekolah untuk mengambil ijazah anaknya. Namun saat itu Tengah masa pandemi covid-19 di mana semua wilayah sepengetahuan dirinya diberlakukan Lockdown.  Sehingga saat itu dirinya tidak mendatangi sekolah untuk mengambil ijazah anaknya. 

"Kalau Lockdown itu katanya tidak boleh ke mana-mana. Ya saya takut ke mana-mana," terang dia. 

Terkait dengan video wawancara anaknya yang viral Sukirman peserta keluarga mengaku kaget. Karena setahu dirinya beberapa waktu yang lalu hanya didatangi oleh seseorang yang kemudian tanpa sepengetahuan dirinya wawancara dengan anaknya. 

Ketika Sukirman mengklasifikasi terhadap ori,  Orri juga mengaku kaget dan nominal tunggakan biaya yang disebutkan itu hanya asal mengatakannya. Bahkan, karena video tersebut anaknya menjadi ketakutan dan enggan untuk diajak ke sekolah mengambil ijazah. 

Baca Juga:Meski sudah MoU dengan Golkar, PKB Gunungkidul Tepis Arah Dukungannya ke Sunaryanta

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak