Desentralisasi Sampah di DIY Molor, TPA Piyungan Terpaksa Dibuka Lagi

Menurut Beny, tiga kabupaten/kota pada awalnya siap melaksanakan desentralisasi pada Agustus 2024.

Muhammad Ilham Baktora
Jum'at, 02 Agustus 2024 | 15:40 WIB
Desentralisasi Sampah di DIY Molor, TPA Piyungan Terpaksa Dibuka Lagi
Warga membuang sampah di depo THR, di Kota Yogyakarta, Jumat (2/8/2024). [Kontributor Suarajogja.id/Putu]

SuaraJogja.id - Pembukaan TPA Piyungan secara darurat untuk menampung sampah dari kabupaten/kota diperpanjang. Sebab kabupaten/kota dinilai belum mampu menerapkan desentralisasi sampah hingga saat ini.

Padahal sebelumnya direncanakan pembukaan TPA Piyungan untuk menampung darurat sampah dari Bantul, Sleman dan Kota Yogyakarta bisa selesai pada 31 Juli 2024 kemarin.

"Iya [TPA Piyungan] masih dibuka darurat, kami kan mintanya segera mungkin diselesaikan persoalan sampah [di kabupaten/kota tapi] ada beberapa tempat yang ditolak warga [untuk pembangunan TPS 3R, itung-itungannya kan jadi mundur [penutupan TPA Piyungan]," papar Sekda DIY, Beny Suharsono di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (2/8/2024).

Menurut Beny, tiga kabupaten/kota pada awalnya siap melaksanakan desentralisasi pada Agustus 2024. Namun ternyata masih banyak masalah yang mereka hadapi dalam pengelolaan sampah secara mandiri.

Baca Juga:Dua Padukuhan di Kalurahan Sidoarum Terdampak Tol Jogja-Solo-YIA, Segini Perkiraan Nilai Ganti Rugi Tanahnya

Karenanya pembukaan darurat TPA Piyungan masih dilakukan sampai kabupaten/kota siap. Namun tonase sampah dari kabupaten/kota terus dikurangi seiring kesiapan Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.

"Jangka pendeknya kan mereka [kabupaten/kota] menyatakan siap [desentralisasi] di Agustus, berarti siap itu gak dibutuhkan lagi [TPA] piyungan, tapi kita harus tetap antisipasi di atas kertas, kita belajar dari pengalaman harus siaga [membuka darurat TPA Piyungan]," tandasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo mengungkapkan, Kota Yogyakarta mengirimkan sampah pada 11 Juli 2024 lalu ke TPA Piyungan. Sedangkan Sleman dan Bantul masing-masing dua kali dan sekali di akhir Juli 2024.

"Itu kurang lebih 300an ton," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Jamin Keamanan Investasi, Pemkab Sleman Menerima 204 Sertifikat Hak Milik Kasultanan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak