Tekan Jumlah Residu Sampah, Pemkab Sleman Luncurkan Inovasi Gerbang Sik Asik

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani menuturkan inovasi Gerbang Sik Asik ditujukan untuk mengoptimalkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Galih Priatmojo
Minggu, 20 Oktober 2024 | 11:04 WIB
Tekan Jumlah Residu Sampah, Pemkab Sleman Luncurkan Inovasi Gerbang Sik Asik
Ilustrasi sampah menumpuk. [Ist]

SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman meluncurkan inovasi terbaru dalam upaya menyelesaikan persoalan sampah. Inovasi itu berupa Gerakan Bebarengan Reresik dan Olah Sampah Organik atau Gerbang Sik Asik

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani menuturkan inovasi Gerbang Sik Asik ditujukan untuk mengoptimalkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Inovasi ini juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan sampah menjadi barang yang kembali berguna.

Ditambahkan Epi, inovasi itu akan dilakukan sosialisasi dulu di tiga padukuhan yang menjadi Pilot Project. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah organik pada setiap rumah.

"Semoga inovasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar tujuan mengoptimalkan pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman dapat terwujud," kata Epiphana, Sabtu (19/10/2024).

Baca Juga:Tak Mau Lengah Prevalensi Stunting Turun, Pemkab Sleman Gencarkan Pembinaan Kader Pembangunan Manusia

Sementara itu, Penjabat sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengapresiasi inovasi ini. Diharapkan dengan ini dapat memberikan pengaruh pada peningkatan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan persampahan secara mandiri.

"Perlu diketahui bahwa volume sampah di Sleman mencapai lebih dari 500 ton per hari. Jumlah ini dapat diminimalisir dengan perubahan pola pikir bahwa tidak semua sampah harus berakhir di TPA namun dapat dikelola dan di daur ulang," kata Kusno.

Kusno mengimbau agar masyarakat dapat memilah sampah berdasarkan jenis untuk dapat diolah kembali. Penggunaan kemasan dan produk ramah lingkungan juga perlu dilakukan sebagai kebiasaan baru dalam mengurangi jumlah sampah. 

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjadi pionir dalam pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Mari ciptakan budaya bijak mengurangi residu sampah," ujarnya.

Baca Juga:Tindaklanjuti Aduan, Bawaslu Sleman Periksa Tiga Lurah Terkait Foto Bersama Salah Satu Calon Bupati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak