Polisi Dalami Kasus Keracunan Massal di Tempel dan Mlati Sleman, Penyedia Siomay dan Korban Diperiksa

Edy mengungkap bahwa penyedia siomay itu membuat tiga pesanan pada Sabtu (8/2/2025) kemarin. Dua lokasi yang disetori mengalami keracunan

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 11 Februari 2025 | 14:22 WIB
Polisi Dalami Kasus Keracunan Massal di Tempel dan Mlati Sleman, Penyedia Siomay dan Korban Diperiksa
Kondisi di posko kesehatan penanganan keracunan di Tempel, Sleman, Senin (10/2/2025). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

SuaraJogja.id - Polisi masih mendalami kasus keracunan massal yang menimpa warga di Padukuhan Krasakan, Kapanewon Tempel dan Padukuhan Sanggrahan, Mlati, Sleman. Setidaknya delapan saksi yang sudah diperiksa

Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setianto Erning Wibowo menuturkan delapan saksi yang diperiksa itu mulai dari penyedia atau pembuat siomay yang diduga menjadi penyebab keracunan pun telah diperiksa hingga beberapa warga yang sudah sehat.

"Sudah, sudah [penyedia siomay diperiksa]. Semua penyelenggara sudah kita periksa. Kemudian penyedia makanan juga kita periksa. Termasuk ada beberapa korban yang sudah sehat, kita periksa," kata Edy kepada wartawan, Selasa (11/2/2025).

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Edy mengungkap bahwa penyedia siomay itu membuat tiga pesanan pada Sabtu (8/2/2025) kemarin. Dari tiga lokasi itu, hingga sekarang ada dua lokasi yakni di Tempel dan Mlati yang dilaporkan ada kasus keracunan.

Baca Juga:Ratusan Warga di Sleman Keracunan Makanan, Dinkes DIY Desak Sertifikasi Katering

"Dia membuat pada saat itu, hari itu juga dia ada tiga pesanan," tandasnya.

Selain itu, Edy bilang, penyedia bahan baku pun berpotensi untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil lab untuk memastikan berbagai kemungkinan tersebut.

"Ya, kita kembangkan semua dari mana asalnya, kemudian apakah itu penyebabnya, apa expired atau apa, kita nanti menunggu hasilnya," ujarnya.

Berdasarkan data hingga Senin (10/2/2025) kemarin pukul 14.34 WIB kasus keracunan massal di Padukuhan Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman korban mencapai 160 warga. Dengan warga yang diopname sebanyak 39 orang dan observasi 10 orang.

Sementara dari hingga Senin (10/2/2025) pada pukul 09.50 WIB untuk Padukuhan Sanggrahan ada 36 orang yang mengalami gejala keracunan. Sebanyak 36 warga itu mengalami sejumlah gejala. Mulai dari mual, diare, nyeri sendi hingga lemas. 

Baca Juga:Dinkes Sleman Tunggu Surat Bupati untuk Tetapkan Peristiwa Keracunan Massal di Tempel Berstatus Kejadian Luar Biasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak