Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, Siapkah Yogyakarta Jadi Contoh Ekonomi Kerakyatan?

Secara pendekatan ekonomi kerakyatan, program ini diklaim sudah berada di jalur yang tepat.

Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 22 Mei 2025 | 19:08 WIB
Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, Siapkah Yogyakarta Jadi Contoh Ekonomi Kerakyatan?
Ilustrasi koperasi merah putih.

Pertama, meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan dan permodalan.

Mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui koperasi yang dikelola secara profesional.

Program ini biasanya diluncurkan lewat kerja sama antara Kementerian Koperasi dan UKM, BUMN, dan pemerintah daerah, serta didampingi oleh pelaku usaha atau tokoh lokal.

Baca Juga:Selamatkan Industri Ekspor! Strategi Jitu Hadapi Gempuran Tarif AS: TKDN Jadi Kunci?

Secara pendekatan ekonomi kerakyatan, program ini diklaim sudah berada di jalur yang tepat, karena menguatkan basis ekonomi lokal yakni dengan menjadikan koperasi sebagai wadah produksi, distribusi, hingga pemasaran, masyarakat lokal bisa mendapatkan nilai tambah dari produk mereka sendiri.

Selain itu mengurangi ketimpangan ekonomi, program ini menyasar kalangan menengah ke bawah yang selama ini kurang mendapat akses ke pembiayaan formal seperti bank.

Mendorong kemandirian daerah karena Koperasi Merah Putih mendorong agar ekonomi tidak hanya bertumpu pada kota besar, tetapi tumbuh dari desa dan daerah pinggiran.

Namun, tantangan utama ada pada implementasi dan pengawasan. Tanpa manajemen yang profesional dan transparan, koperasi bisa stagnan atau malah tidak berjalan efektif.

Program Koperasi Merah Putih adalah langkah strategis pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah.

Baca Juga:BNI Bermitra dengan BUMDes Yogyakarta, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pemerataan Ekonomi Desa

Jika dijalankan dengan transparansi, pengawasan, dan pelibatan aktif masyarakat, maka program ini bisa menjadi pondasi kuat untuk ekonomi kerakyatan di masa depan.

Koperasi Merah Putih pun disebu memberikan manfaat langsung. Pertama dari manfaat langsung adalah, akses modal usaha yang lebih mudah dan murah.

Selanjutnya peningkatan pendapatan anggota koperasi, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil. Serta peningkatan daya saing produk lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak