'Tubuhnya Penuh Luka...' Ayah Mahasiswa Amikom yang Tewas Usai Demo di Jogja Ungkap Kejanggalan

Ada bekas luka sayatan dan juga bekas pijakan di tubuh Rheza.

Muhammad Ilham Baktora
Minggu, 31 Agustus 2025 | 19:46 WIB
'Tubuhnya Penuh Luka...' Ayah Mahasiswa Amikom yang Tewas Usai Demo di Jogja Ungkap Kejanggalan
Jenazah mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama dimakamkan, Minggu (31/8/2025). [Kontributor/Putu]

SuaraJogja.id - Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama meninggal dunia, Minggu (31/8/2025).

Almarhum diduga meninggal dunia usai mengikuti aksi unjuk rasa di Ring Road Utara.

Ayah Rheza, Yoyon Surono dalam keterangannya di rumah duka, Minggu Sore mengungkapkan dia mendapatkan informasi kematian anaknya dari tetangga.

Dia diminta ke RSUP Dr Sardjito untuk melihat kondisi anaknya tersebut.

Baca Juga:Tragis! Mahasiswa Amikom Meninggal Usai Ikut Aksi Unjuk Rasa, Kampus Berharap Penjelasan Polda DIY

"Pertama itu ada tetangga yang datang nunjukin foto KTP Rheza, katanya lagi di RS Sardjito. [Tahunya] cuma kena gas air mata, saya ke sana [RS Sardjito], anaknya sudah terbujur kayak gitu," paparnya.

RS menyebut, Rheza meninggal sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ikut memandikan jenazah, Yoyon mengaku melihat tubuh anaknya ada banyak bekas pijakan sepatu dan sayatan. Kepala almarhum juga ditemukan ada luka bocor.

Informasi dari Sardjito, saat Rheza datang sudah tidak memakai baju. Di mukanya juga ada darah yang menempel.

"Ada juga putih-putih [di muka] kayak bekas gas air mata," jelasnya.

Meski belum mendapatkan informasi dari pihak kepolisian, pihak keluarga merelakan kepergian Rheza.

Baca Juga:Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Bantah Keras!

Almarhum langsung dikuburkan sesampai di rumah duka di Jaten, Sendangadi, Kapanewon Mlati.

Yoyon juga tidak mau anaknya diautopsi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Keluarga beranggapan kejadian tersebut adalah musibah yang terjadi pada Rheza.

"Cuma kita dari keluarga sudah pasrah, apapun yang terjadi ini musibah gitu aja. Jadi kita enggak mau otopsi," ungkapnya.

Yoyon sempat tidak percaya anaknya pergi ikut unjuk rasa.

Sebab pada Sabtu (30/8/2025) malam, dia hanya berpamitan untuk minum kopi bersama temannya karena sedang libur kuliah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?