Muaythai Kelas Dunia Bakal Guncang Candi Prambanan di 2026, Sensasi Duel Berlatar Warisan Dunia!

Muaythai akbar digelar di Candi Prambanan 2026. Strategi BOB & AWMI gaet turis kelas atas lewat sport tourism ikonik & budaya.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 14 November 2025 | 14:35 WIB
Muaythai Kelas Dunia Bakal Guncang Candi Prambanan di 2026, Sensasi Duel Berlatar Warisan Dunia!
Event Muaythai yang pernah diselenggarakan. (Dok: Istimewa).
Baca 10 detik
  • Badan Otorita Borobudur (BOB) dan AWMI akan menggelar "Yogyakarta Summer Fights Istimewa" berupa pertarungan Muaythai di Candi Prambanan tahun 2026.
  • Acara ini merupakan strategi sport tourism untuk menarik wisatawan kelas atas (high-end) dan memperpanjang durasi kunjungan mereka ke wilayah tersebut.
  • Festival ini akan memadukan duel olahraga dengan atraksi budaya lokal, serta memanfaatkan Tebing Breksi untuk mendukung promosi destinasi wisata DIY.

SuaraJogja.id - Sebuah pemandangan tak biasa akan tersaji di pelataran salah satu mahakarya warisan dunia.

Candi Prambanan yang megah dan anggun bersiap menjadi saksi bisu adu gengsi dan adrenalin para petarung Muaythai dalam sebuah gelaran akbar pada 2026 mendatang.

Ini bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Badan Otorita Borobudur (BOB) bersama Asosiasi World Muaythai Indonesia (AWMI) merancang acara ini sebagai strategi jitu untuk mendongkrak pariwisata, khususnya menyasar segmen wisatawan kelas atas.

Bertajuk "Yogyakarta Summer Fights Istimewa - AWMI Super Fight Festival", perhelatan ini diproyeksikan menjadi panggung pertarungan Muaythai terbesar yang pernah dihelat di kawasan cagar budaya tersebut.

Baca Juga:7 Saksi Diperiksa, Palang Pintu Tertahan Truk, Polisi Dalami Kelalaian Kecelakaan Maut Prambanan

Langkah ini merupakan bagian dari inovasi untuk menciptakan atraksi baru yang memadukan kekuatan olahraga, pesona budaya, dan daya tarik pariwisata.

Strategi Gaet Wisatawan Kelas Atas

Direktur Utama BOB, Agustin Peranginangin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah bagi sebuah kawasan pariwisata.

Menurutnya, sport tourism atau wisata olahraga terbukti efektif untuk menarik ceruk pasar yang lebih spesifik dan berdaya beli tinggi.

"Gelaran Sport Tourism seperti Muaythai di Prambanan ini adalah strategi BOB untuk menciptakan atraksi kelas dunia yang mampu menarik wisatawan high-end dan memperpanjang durasi tinggal mereka, sejalan dengan rencana BOB untuk fokus menarik wisatawan mancanegara," ungkap Agustin, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga:Korban Jiwa Kecelakaan Kereta di Prambanan Bertambah, Bayi Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Lebih dari sekadar tontonan, event ini dirancang untuk memberikan efek berantai yang signifikan bagi ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga geliat ekonomi masyarakat lokal. Harapannya, acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang ikonik.

"Diharapkan event ini menjadi agenda tahunan yang tak hanya memajukan Muaythai Indonesia, tetapi juga mengukuhkan Prambanan sebagai destinasi wisata unggulan dunia," kata Agustin.

Sensasi Duel Berlatar Candi Megah

Pemilihan Candi Prambanan sebagai arena utama bukan tanpa alasan. Ketua Umum AWMI, Dewanto P. Siregar, menjelaskan bahwa latar belakang candi akan memberikan pengalaman yang sama sekali berbeda, baik bagi atlet maupun penonton.

"Bayangkan atmosfer pertarungan dengan latar belakang megah Prambanan. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga pengalaman visual dan emosional yang tak terlupakan," ujarnya.

Dampak ekonomi langsung pun sudah diproyeksikan. Dewanto meyakini perhelatan ini akan mengangkat perekonomian lokal secara masif, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM di sekitar kawasan.

"Okupansi hotel, mulai dari homestay hingga hotel berbintang di sekitar Prambanan, Klaten, dan Yogyakarta dipastikan akan melonjak drastis," ungkapnya.

Tidak hanya terpusat di Prambanan, panitia juga akan memanfaatkan destinasi wisata lain di sekitarnya. Salah satu agendanya adalah menggelar sesi timbang badan atlet atau weight in di kawasan Tebing Breksi.

"Selain di Prambanan sebagai lokasi pertandingan, kita gelar Weight In di Kawasan Tebing Breksi. Ini untuk mempromosikan juga ya destinasi wisata di DIY, khususnya Sleman," jelas Dewanto.

Untuk memperkuat nuansa budaya, festival ini juga akan diramaikan dengan pertunjukan seni lokal. Langkah ini diambil untuk memberikan warna khas dan menunjukkan komitmen terhadap potensi budaya setempat.

"Ya, kita komitmen dan sangat mendukung potensi budaya lokal. Rencananya, selain kategori pertandingannya mungkin lebih banyak dari yang di Jakarta. Bahkan lebih seru dan asyik karena kita mau masukkan pertunjukkan spesial seperti jathilan atau stand up," tandasnya.

Festival ini akan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari amatir, semi-pro, hingga profesional yang diikuti oleh petarung-petarung terbaik nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak