UMP DIY Diketok Rp2,4 Juta, Gunungkidul Tetap Terendah

Pemda DIY tetapkan UMP 2026 naik 6,78% jadi Rp 2.417.495. UMK di berbagai kota/kabupaten juga naik. Keputusan hasil musyawarah demi keseimbangan pekerja & pengusaha.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 24 Desember 2025 | 11:44 WIB
UMP DIY Diketok Rp2,4 Juta, Gunungkidul Tetap Terendah
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengumumkan UMP 2025 di Yogyakarta, Rabu (24/12/2025). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Pemda DIY menetapkan UMP 2026 sebesar Rp2.417.495, naik 6,78% dari tahun sebelumnya, berdasarkan kesepakatan bersama.
  • UMK 2026 berbagai kabupaten/kota di DIY juga telah diumumkan, berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari setahun.
  • Penerapan UMSP sektor konstruksi dan transportasi ditunda karena sektor tersebut dinilai belum stabil secara ekonomis tahun 2026.

"Karena karakteristik risikonya tinggi dan kondisi ekonominya belum stabil, maka UMSP untuk sektor konstruksi dan transportasi dinilai belum tepat diterapkan tahun 2026. Jadi sementara masih menggunakan ketentuan tahun sebelumnya," jelasnya.

Kedepan pengusaha dilarang membayar di bawah UMK. Selain mereka tidak diperkenankan mengajukan penangguhan pembayaran.

"Kami juga akan melakukan pengawasan. Pendekatannya persuasif terlebih dahulu, tapi tentu ada mekanisme sanksi jika terjadi pelanggaran," jelasnya 

Ni Made berharap penetapan UMP dan UMK dapat diterima kedua belah pihak. Keseimbangan antara perlindungan pekerja dan daya tahan dunia usaha adalah kunci agar kebijakan pengupahan tidak justru menjadi kontraproduktif.

Baca Juga:Banjir Merenggut Sawah dan Rumah, Mahasiswa Sumatera dan Aceh di Jogja Berjuang Bertahan Hidup

"Harapannya semua sama-sama legowo. Pekerja bisa bekerja dengan baik dan memperoleh penghasilan yang layak, pengusaha juga bisa beroperasi optimal sehingga roda ekonomi tetap berputar. Kalau salah satu terlalu ditekan, dampaknya bisa panjang. Maka kami memilih jalan tengah agar keberlanjutan ekonomi DIY tetap terjaga," tandasnya.

Wakil Ketua Dewan Pengupahan DIY, Priyonggo Suseno menambahkan, penetapan UMP hasil komunikasi dari perserikatan pekerja dan pengusaha atas rekomendasi dari akademisi. 

"Jadi pertimbangan dari akademisi pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta tahun ini dibandingkan tahun lalu itu sedikit lebih membaik dan ditopang oleh pertumbuhan beberapa sektor seperti konstruksi yang semuanya itu tadi sudah disampaikan lebih banyak ditopang oleh proyek strategis nasional sehingga bersifat fluktuatif dan bisa dilanjutkan di tahun-tahun mendatang," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:3.000 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Nataru, Siagakan 20 Pos Operasi Lilin Progo 2025

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak