Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!

Wisatawan DIY saat Nataru 2025/2026 mengeluh parkir liar & tarif "nuthuk". Pemda telah siapkan kantong parkir resmi, tapi perlu penataan & kesadaran bersama.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:08 WIB
Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
Kawasan Jalan Pasar Kembang yang seringkali jadi parkir ilegal saat libur Nataru. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Lonjakan wisatawan saat Nataru 2025/2026 di Yogyakarta memunculkan masalah parkir liar dan tarif tidak wajar di lokasi strategis.
  • Sekda DIY mengakui keluhan utama wisatawan adalah parkir, meskipun kemacetan berhasil terurai berkat koordinasi lintas sektor.
  • Pemerintah telah menyediakan banyak kantong parkir resmi, namun wisatawan masih sering memilih lokasi ilegal bertarif mencekik.

Ia menambahkan, parkir adalah bagian integral dari penataan kota yang tidak bisa dilepaskan dari fungsi ruang dan mobilitas.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten/kota untuk menata ulang sistem parkir secara lebih serius dan mendorong masyarakat agar tertib memanfaatkan parkir resmi.

"Parkir itu bukan sekadar ada ruang kosong lalu dipakai parkir. Ada sistem dan fungsi kawasan. Jangan sampai mengganggu mobilitas," pungkasnya. 

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Pasar Beringharjo Diserbu Pengunjung saat Nataru, Belanja Batik dan Cicip Kuliner Jadi Favorit

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak