- Pasar tradisional Yogyakarta menawarkan alternatif liburan akhir tahun yang santai, autentik, dan kaya akan jajanan atau oleh-oleh khas.
- Lima pasar estetik seperti Beringharjo dan Prawirotaman cocok dikunjungi untuk eksplorasi budaya dan suasana lokal Jogja.
- Setiap pasar menyajikan pengalaman berbeda; ada yang ramai bernuansa klasik, ada pula yang menawarkan barang antik unik saat malam.
SuaraJogja.id - Liburan akhir tahun di Yogyakarta tidak selalu harus diisi dengan mengunjungi tempat wisata populer yang padat pengunjung. Di tengah ramainya musim liburan, pasar tradisional justru bisa menjadi alternatif menarik untuk menikmati sisi lain Jogja yang lebih santai, hangat, dan penuh cerita.
Selain bisa berburu oleh-oleh dan jajanan khas, suasana pasar tradisional juga menawarkan pengalaman visual yang estetik dan autentik, cocok untuk jalan-jalan ringan di sela agenda liburan.
Berikut lima pasar tradisional estetik di Jogja yang pas untuk dikunjungi saat liburan akhir tahun, baik untuk belanja, eksplorasi budaya, maupun sekadar menikmati suasana lokal.
1. Pasar Beringharjo
Baca Juga:Jelajah Rasa Jogja: 7 Destinasi Kuliner Wajib Coba, Ramah di Kantong hingga Legendaris!
Pasar Beringharjo selalu menjadi magnet wisatawan, terutama saat musim liburan akhir tahun. Lokasinya yang berada di kawasan Malioboro membuat pasar ini mudah diakses setelah berjalan-jalan atau berbelanja di pusat kota. Saat akhir tahun, suasana pasar terasa lebih hidup dengan banyaknya wisatawan yang berburu batik, kain tradisional, dan oleh-oleh khas Jogja.
Bangunan pasar yang bersejarah berpadu dengan lorong-lorong panjang penuh warna kain batik menciptakan suasana visual yang kuat. Di sela liburan akhir tahun, berkunjung ke Pasar Beringharjo bisa menjadi momen santai untuk menyerap atmosfer Jogja yang klasik sekaligus hangat.
2. Pasar Prawirotaman
Pasar Prawirotaman cocok untuk kamu yang ingin menikmati pasar tradisional dengan suasana lebih rapi dan modern, terutama saat liburan akhir tahun ketika banyak tempat wisata dipadati pengunjung. Setelah direvitalisasi, pasar ini tampil lebih terang dan tertata, sehingga nyaman untuk dikunjungi tanpa harus berdesakan.
Di momen liburan, Pasar Prawirotaman sering menjadi tempat singgah wisatawan yang menginap di kawasan sekitarnya. Selain belanja kebutuhan atau jajanan lokal, pengunjung juga bisa menikmati area duduk dan sudut-sudut pasar yang estetik untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk liburan.
Baca Juga:Pulang ke Malioboro, Seniman Jogja Menyuarakan Empati untuk Sumatera
3. Pasar Kranggan
Saat liburan akhir tahun, Pasar Kranggan menawarkan pengalaman pasar pagi yang penuh aktivitas namun tetap terasa akrab. Banyak wisatawan datang lebih awal untuk menikmati suasana pasar sebelum melanjutkan agenda wisata lain. Lorong-lorong pasar dipenuhi warna sayur, buah, dan jajanan tradisional yang menggugah selera.
Interaksi antara pedagang dan pembeli yang cair menciptakan suasana hangat khas pasar lokal. Di tengah liburan yang biasanya padat jadwal, Pasar Kranggan menjadi tempat yang pas untuk memperlambat langkah dan menikmati kehidupan sehari-hari warga Jogja.
4. Pasar Legi Kotagede
Liburan akhir tahun juga bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi kawasan bersejarah seperti Kotagede. Pasar Legi menjadi bagian penting dari kawasan ini dan menawarkan nuansa tradisional yang masih terjaga. Suasananya cenderung lebih tenang dibanding pasar di pusat kota, cocok untuk wisatawan yang ingin menghindari keramaian.
Di Pasar Legi, pengunjung bisa menemukan jajanan tradisional khas, bahan dapur lokal, hingga produk perak Kotagede. Mengunjungi pasar ini saat liburan akhir tahun terasa seperti kembali ke suasana Jogja tempo dulu, sederhana namun penuh makna.
5. Pasar Klithikan Pakuncen
Bagi wisatawan yang ingin pengalaman berbeda di akhir tahun, Pasar Klithikan Pakuncen bisa menjadi pilihan unik. Pasar ini ramai dikunjungi pecinta barang antik dan koleksi lawas, terutama menjelang malam. Saat liburan akhir tahun, suasana pasar terasa semakin hidup dengan pengunjung yang berburu barang unik untuk koleksi atau oleh-oleh tidak biasa.
Pencahayaan sederhana di sore hingga malam hari menciptakan nuansa vintage yang kuat. Berjalan menyusuri lorong pasar ini bisa menjadi agenda santai sebelum menutup hari liburan di Jogja.
Liburan akhir tahun di Jogja tidak harus selalu diisi dengan destinasi wisata yang ramai. Pasar tradisional justru menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan lokal, penuh warna, dan kaya suasana. Dari Pasar Beringharjo yang ikonik hingga Pasar Klithikan Pakuncen yang bernuansa vintage, semuanya bisa menjadi alternatif menarik untuk mengisi waktu liburan dengan cara yang lebih santai dan bermakna.
Kontributor : Dinar Oktarini