Kekayaan Bersih Nicolas Maduro Terungkap: Dari Sopir Bus hingga Presiden Kontroversial Venezuela

Nicolas Maduro, mantan sopir bus & aktivis, jadi presiden Venezuela kontroversial. Kekayaannya $2 Juta. Kekuasaannya berakhir dramatis dengan penangkapan.

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:09 WIB
Kekayaan Bersih Nicolas Maduro Terungkap: Dari Sopir Bus hingga Presiden Kontroversial Venezuela
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. [Anadolu Agency]
Baca 10 detik
  • Nicolas Maduro, mantan sopir bus dan organisator buruh, kini memiliki kekayaan bersih diperkirakan $2 juta AS.
  • Ia naik jabatan melalui dukungan Hugo Chávez, menjadi Presiden Venezuela sejak 2013 setelah memenangkan pemilu kontroversial.
  • Kekuasaan Maduro berakhir pada awal 2026 setelah ditangkap oleh operasi militer Amerika Serikat di New York.

"Nicolás Maduro bangkit dari aktivisme serikat pekerja untuk menjadi salah satu pemimpin paling berpengaruh dan kontroversial dalam sejarah Amerika Latin modern."

Kepresidenan yang Penuh Gejolak dan Kontroversi

Setelah kematian Chávez pada Maret 2013, Maduro menjadi presiden sementara dan memenangkan pemilihan presiden khusus pada tahun yang sama dengan selisih suara tipis.

Namun, masa kepresidenannya segera ditandai oleh "keruntuhan ekonomi yang parah, hiperinflasi, kelangkaan pangan dan obat-obatan yang meluas, dan emigrasi massal jutaan warga Venezuela."

Baca Juga:Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?

Secara politik, Maduro mengkonsolidasikan kekuasaan dengan melemahkan lembaga-lembwa independen, mengesampingkan badan-badan yang dikendalikan oposisi, dan semakin banyak memerintah melalui dekrit.

Pemilihan yang diadakan di bawah kepemimpinannya banyak dipersengketakan, dan pemerintahannya menghadapi tuduhan terus-menerus tentang pelanggaran hak asasi manusia, korupsi, dan penindasan terhadap perbedaan pendapat.

Di kancah internasional, Maduro menjadi pusat ketegangan geopolitik, terutama dengan Amerika Serikat, yang memberlakukan sanksi ekstensif dan menuduh pemerintahannya melakukan aktivitas kriminal terkait perdagangan narkoba.

Organisasi internasional seperti Organisasi Negara-negara Amerika dan Mahkamah Pidana Internasional telah melaporkan dan menyelidiki tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintahannya.

Penangkapan dan Akhir Kekuasaan yang Dramatis

Baca Juga:Niat ke SPBU Berujung Maut, Pemotor 18 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Temon Kulon Progo

"Kekuasaannya berakhir tiba-tiba pada awal tahun 2026 ketika ia ditangkap selama operasi militer AS dan dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan federal terkait narkotika dan senjata."

Peristiwa ini menandai keruntuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang kepala negara yang sedang menjabat dan menutup babak dramatis dalam sejarah politik Venezuela.

Maduro mengaku tidak bersalah, menggambarkan dirinya sebagai presiden Venezuela yang sah, sementara pejabat AS menyebut operasi tersebut sebagai tindakan penegakan hukum. Penangkapan ini memicu periode transisi yang kacau di Venezuela, dengan klaim legitimasi yang saling bertentangan dari berbagai pihak.

Kehidupan Pribadi

Nicolas Maduro memiliki satu putra kandung, Nicolás Maduro Guerra, dari pernikahan pertamanya dengan Adriana Guerra Angulo.

Setelah perceraian mereka, ia menikah dengan pengacara dan politisi Cilia Flores pada tahun 2013. Melalui Flores, Maduro menjadi ayah tiri bagi ketiga anaknya: Walter, Yoswel, dan Yosser.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak