Laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Dipastikan Tanpa Suporter Tamu

PSIM melarang suporter Persebaya hadir di SSA (25/1) demi regulasi & keamanan. Panpel mengutamakan kondusivitas wilayah Bantul.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:42 WIB
Laga PSIM Yogyakarta vs Persebaya Dipastikan Tanpa Suporter Tamu
Striker PSIM Yogyakarta, Nermin Haljeta saat merayakan gol ke gawang Dewa United FC. (ileague.id)
Baca 10 detik
  • Panpel PSIM Yogyakarta berkoordinasi dengan kepolisian dan suporter memutuskan larang pendukung Persebaya datang pada 25 Januari 2026.
  • Keputusan tersebut didasarkan pada regulasi kompetisi serta pertimbangan faktor keamanan dan keterbatasan kapasitas stadion.
  • Suporter PSIM menunjukkan kedewasaan dengan menghormati regulasi dan menjaga kondusivitas wilayah Bantul.

SuaraJogja.id - Panpel PSIM Yogyakarta telah menggelar rapat koordinasi intensif bersama pihak kepolisian serta perwakilan suporter PSIM Jogja dan Persebaya Surabaya.

Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan tegas terkait ketidakhadiran pendukung tim tamu dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/26, Minggu (25/1/2025) di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.

Manajemen Laskar Mataram sejatinya sangat mengapresiasi eratnya tali silaturahmi yang terjalin harmonis antara pendukung kedua kesebelasan. Kendati demikian, seluruh elemen sepakat untuk tetap menjunjung tinggi regulasi kompetisi di masa transisi sepak bola nasional ini.

"Manajemen, Panpel, beserta pihak kepolisian menghormati dan masih menjunjung tinggi regulasi yang berlaku," ujar Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga:Dirut PSIM Yogyakarta Dapat Kesempatan Belajar di NFL, Satu-satunya dari Indonesia

Aturan tersebut merujuk pada Pasal 5 ayat 7 regulasi kompetisi BRI Super League 2025/26 mengenai larangan kehadiran suporter tim tamu di stadion. Wendy menegaskan bahwa manajemen dan Panpel PSIM dengan berat hati belum bisa memfasilitasi kedatangan suporter Persebaya Surabaya pada laga 25 Januari 2026 nanti.

"Kita mohon maaf belum bisa menjadi tuan rumah yang baik karena kapasitas Stadion Sultan Agung sangat terbatas," tutur Wendy menambahkan alasan teknis selain regulasi.

Selain keterbatasan tempat, faktor sosiologis turut menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan krusial tersebut.

“Selain itu, karena kita bermain di Bantul dan posisinya juga sebagai 'tamu', kita wajib menghormati tuan rumah, yakni Pemerintah Kabupaten Bantul, Kapolres Bantul, serta warga sekitar stadion yang jalinan komunikasinya sampai saat ini masih berjalan dengan baik,” tambah Wendy.

Prioritas Keamanan dan Kondusivitas

Baca Juga:PSIM Yogyakarta Agendakan Dua Uji Coba selama Jeda Kompetisi

Sejarah masa lalu terkait insiden pertandingan di wilayah Bantul masih menyisakan trauma tersendiri bagi warga setempat. Hal ini menjadi perhatian khusus pihak Polres Bantul demi menjaga stabilitas keamanan wilayah serta kenyamanan masyarakat di sekitar SSA.

"Alasan utamanya adalah regulasi dan faktor keamanan," tegas Wendy.

Pihak kepolisian juga meminta kerja sama aktif dari manajemen untuk menyebarluaskan informasi ini secara masif. Langkah preventif ini diambil guna meminimalisir potensi kedatangan suporter tamu yang dapat berimbas pada sanksi disiplin.

"Polres menyampaikan kepada Panpel dan manajemen PSIM untuk ikut mengunggah imbauan agar suporter tim tamu tidak datang ke Jogja," jelas Wendy.

Menyikapi situasi dilematis ini, kedua wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident, menunjukkan sikap dewasa. Mereka sepakat menjaga kondusivitas wilayah, meski memiliki hubungan persaudaraan yang sangat erat dengan Bonek, Green Nord, dan seluruh elemen suporter Persebaya Surabaya.

"Mereka tetap menjaga silaturahmi yang baik dengan teman-teman dari Surabaya. Di samping itu, mereka juga menghormati keputusan pertemuan tadi malam, yaitu tetap menjunjung tinggi regulasi sesuai arahan Kapolres dan hasil koordinasi bersama," tutup Wendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak