Trah Sultan HB II Ungkap Aset Rampasan Geger Sepehi 1812 yang Masih di Inggris, Nilainya Fantastis

Trah Sri Sultan HB II tuntut Inggris kembalikan aset triliunan, termasuk 7.500 manuskrip, emas, dan perhiasan, rampasan Geger Sepehi 1812.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:30 WIB
Trah Sultan HB II Ungkap Aset Rampasan Geger Sepehi 1812 yang Masih di Inggris, Nilainya Fantastis
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Jl. Rotowijayan, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja, DIY. (Kratonjogja.id)
Baca 10 detik
  • Trah Sri Sultan Hamengkubuwono II mendesak Pemerintah Inggris mengembalikan aset triliunan rupiah yang dirampas saat peristiwa Geger Sepehi tahun 1812.
  • Aset utama yang dituntut meliputi 7.500 manuskrip bersejarah dan ribuan keping emas serta perak bernilai sangat tinggi.
  • Keluarga mengancam menempuh jalur hukum internasional jika restitusi fisik penuh atas aset budaya tersebut diabaikan Inggris.
  • Wayang: Wayang Kulit Ganesha, Wayang Kulit Arjuna, Wayang Kayu Rama, dan Wayang Kulit Dewa-Dewa.
  • Lainnya: Patung dewa-dewa Hindu-Buddha, peralatan makan dari perak (piring, gelas, vas), serta berbagai karya lukisan dan ukiran.

Sejumlah aset yang dijarah Inggris dan masih berada di sana, kata Fajar, telah diakui. Termasuk dengan mengembalikan 75 dan 120 manuskrip digital ke kepada Keraton Yogyakarta, serta 500 manuskrip kepada Trah Sultan HB II

Aset-aset tersebut saat ini tersebar di berbagai lokasi di Inggris, termasuk British Museum, British Library, Victoria and Albert Museum, Tower of London, dan Bank of England. 

"Lokasi Penyimpanan sebagian besar benda-benda ini dibawa ke Inggris dan menjadi koleksi pribadi para perwira Inggris atau diserahkan ke institusi seperti British Museum dan Victoria and Albert Museum," ucapnya.

Dalam hal ini Keluarga besar Sultan HB II turut mendesak agar penjarahan aset pada peristiwa Geger Sepehi 1812 diklasifikasikan sebagai kejahatan kemanusiaan dan penjarahan budaya yang tidak mengenal batas kedaluwarsa.

Baca Juga:Sejarah Kelam Raffles: Penjarahan Keraton Yogyakarta Ternyata Ilegal Menurut Hukum Inggris, Trah Sultan HB II Tuntut Keadilan

Fajar menegaskan bahwa aset tersebut adalah identitas bangsa dan kekayaan intelektual keraton yang wajib dipulangkan ke tanah air.

Tidak main-main, Trah HB II menyatakan kesiapannya untuk menyeret kasus penjarahan ini ke ranah hukum internasional. Langkah ini diambil guna menuntut restitusi dan pengakuan hukum atas tindakan ilegal yang dilakukan Inggris di masa lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak