Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas

Kasus DBD Yogya turun tipis, tetap prioritas. Pengendalian fokus PSN 3M Plus & Wolbachia. Rabies & malaria mayoritas kasus impor.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 03 Februari 2026 | 18:23 WIB
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
Ilustrasi tren kasus DBD di Jogja. [Ist]
Baca 10 detik
  • Tren kasus DBD di Yogyakarta menurun menjadi 270 kasus pada 2025 dari 301 kasus tahun sebelumnya, tetap jadi prioritas.
  • Pengendalian DBD fokus pada penyebaran nyamuk Wolbachia dan PSN 3M Plus, didukung Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik.
  • Yogyakarta bukan daerah endemis rabies dan malaria, namun menangani kasus impor rabies serta menyediakan layanan gigitan hewan penular.

"Banyak pelajar, wisatawan, maupun pelaku perjalanan dinas dari wilayah endemis datang ke Yogyakarta. Saat berobat di sini, kasusnya tercatat di fasilitas kesehatan kota, meski penularannya terjadi di daerah asal," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak