Beda Nasib dengan Hogi, Warga dan Mahasiswi Penangkap Jambret di Kota Jogja Justru dapat Penghargaan

Polresta Yogya apresiasi 4 warga, termasuk mahasiswi Eviana, yang gagalkan jambret. Mereka beri penghargaan atas nyali & bantu amankan pelaku tanpa main hakim sendiri.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 11 Februari 2026 | 14:06 WIB
Beda Nasib dengan Hogi, Warga dan Mahasiswi Penangkap Jambret di Kota Jogja Justru dapat Penghargaan
Penghargaan yang diberikan Polresta Yogyakarta ke warga yang menghentikan jambret, Rabu (11/2/2026). [Suara.com/Hiskia]
Baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta mengapresiasi empat warga, termasuk mahasiswi Eviana, karena menggagalkan aksi penjambretan jalanan.
  • Penghargaan berupa piagam dan tali asih diserahkan langsung Kapolresta Yogyakarta pada Rabu (11/2/2026) di Mapolresta.
  • Warga yang membantu mengamankan pelaku telah menghilangkan kekhawatiran menjadi tersangka seperti kasus viral sebelumnya.

"Ya sempat [khawatir kasus Hogi terulang] makanya kemarin kan saya tahan, saya amankan saya tahan teman-teman itu, warga kampung itu biar enggak melakukan pemukulan massa itu. Biar enggak terjadi seperti yang di Sleman dan lain-lain itu jadi tersangka gitu," kata Fandy.

Dengan adanya apresiasi dan penghargaan resmi dari Kapolresta Yogyakarta, keraguan dan ketakutan warga akhirnya sirna. 

Fandy merasa tindakan yang diambilnya bersama warga lain sudah tepat, yakni mengamankan pelaku tanpa kekerasan berlebih dan menyerahkannya kepada pihak berwajib.

"Mantap lah Mas. Enggak takut lagi jadi tersangka kayak di Sleman," tandasnya.

Baca Juga:Wings Air Kembali Buka Lagi Rute Jogja-Bandung, Cek Jadwal Lengkapnya

Sementara itu, Eviana mengaku tidak menyangka bahwa tindakan spontannya membela diri akan mendapatkan perhatian khusus dari aparat penegak hukum. 

"Tentunya bangga ya, enggak nyangka juga bisa dapat apresiasi," ucap Eviana.

Eviana berpesan kepada masyarakat luas agar lebih waspada terhadap barang bawaan saat berkendara. Ia juga mengajak warga untuk tidak takut membela diri jika berhadapan dengan pelaku kejahatan.

"Mungkin setelah kejadian ini ya yang pertama kita harus jaga barang kita ya jangan lalai gitu. Terus untuk citra polisi kita enggak usah takut gitu kalau untuk membela diri dari penjahat ataupun copet gitu karena ya kita harus jadi polisi buat diri kita sendiri sih," tandasnya.

Baca Juga:Kota Jogja Siap Contek Strategi Lombok dan Dorong Penambahan Direct Flight Internasional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak