Sri Sultan Kecam Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Pastikan Kasus Diusut Tuntas

Sultan HB X kecam keras kasus kekerasan di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Ia minta kasus diusut tuntas, pastikan pendampingan korban, dan akan perketat pengawasan

Budi Arista Romadhoni
Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB
Sri Sultan Kecam Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha, Pastikan Kasus Diusut Tuntas
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X buka suara terkait kasus daycare Little Aresha di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (27/4/2026). [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
  • Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengecam keras kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.
  • Pihak kepolisian telah menetapkan 13 tersangka dan tengah memproses hukum kasus kekerasan yang menimpa puluhan anak tersebut.
  • Pemda DIY memastikan pendampingan korban serta berencana memperketat pengawasan operasional tempat penitipan anak secara lintas sektor ke depan.

Made menambahkan, kejadian tersebut juga menjadi peringatan penting bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap tempat penitipan anak. Ia menilai pengawasan harus dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai instansi terkait.

"Ke depan kita juga harus berpikir bagaimana melakukan pengawasan. Ini kan kolaborasi lintas sektor, ada dari pendidikan, kemudian dari dinas DP3AP2, dan dinas-dinas lain yang terkait," katanya.

Terkait perizinan, mekanisme perizinan daycare pada dasarnya berada di tingkat pemerintah kota atau kabupaten. Karena itu, pengawasan terhadap operasional tempat penitipan anak juga harus melibatkan dinas pendidikan serta dinas perizinan.

"Pengawasannya juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, kemudian dari sisi perizinan melihat seperti apa izin usahanya, serta kualifikasi tenaga pengasuh," jelasnya.

Baca Juga:Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo

Made menyebut, usaha penitipan anak tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan bisnis semata. Pengelola harus memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan dan kesejahteraan anak-anak yang dititipkan.

Untuk itu Pemda DIY membuka kemungkinan untuk memperketat sistem pengawasan terhadap daycare di wilayahnya. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota di DIY didorong untuk memiliki sistem pengawasan yang lebih terstruktur agar kasus serupa tidak terulang.

"Jangan sampai hanya sekadar komersialisasi seperti ini. Tetapi harus ada tanggung jawab dan kepercayaan terhadap usaha-usaha seperti itu. Karena yang kita bicarakan ini adalah anak-anak. Mudah-mudahan ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak