Baca 10 detik
- Muhammad Shamsi Ali menyatakan keprihatinan atas meningkatnya sentimen anti-Islam dan kekerasan terhadap komunitas Muslim di Amerika Serikat.
- Situasi geopolitik dan retorika politik menjelang pemilihan presiden di Amerika Serikat memicu ketegangan sosial serta tindakan diskriminatif.
- Munculnya politisi muda yang independen menjadi harapan di tengah dominasi lobi politik pro-Israel yang selama ini kuat.
Ia berharap situasi geopolitik dunia tidak terus mendorong polarisasi yang memperburuk hubungan antarumat beragama maupun memperbesar sentimen anti-Islam di Barat.
Dunia Islam perlu membangun solidaritas dan kekuatan penyeimbang agar tidak terus menjadi objek tarik-menarik kepentingan politik global.
"Sebagai khatib tentu ada kekhawatiran-kekhawatiran. Tapi kami sudah menjalani kehidupan ini sejak 9/11 dan kita tetap berjalan terus," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga:Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?