Baca 10 detik
- Pengamat UGM Alfath Bagus Panuntun menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum setara dengan krisis multidimensi tahun 1998.
- Indikator makro ekonomi Indonesia saat ini masih lebih kuat dengan sistem perbankan dan cadangan devisa yang terjaga.
- Peluang perubahan rezim dinilai rendah karena kondisi elite politik masih solid serta kapasitas negara tetap berfungsi baik.
"Semoga pemerintah bisa mendengarkan suara rakyat memanggil, mengatasi korupsi yang menggerogoti kemampuan fiskal negara untuk menghadirkan layanan publik, dan memastikan bahwa mereka benar-benar bekerja untuk rakyat," pungkasnya.