- Piala Paku Alam 2026 diselenggarakan di Yogyakarta pada 14 Juni 2026 dengan memperlombakan 155 kuda dalam 18 race.
- Ajang ini memadukan kompetisi pacuan kuda profesional dengan hiburan keluarga, unsur budaya, dan kegiatan kreatif bagi masyarakat.
- Penyelenggaraan bertujuan membangkitkan ekosistem olahraga berkuda serta melestarikan tradisi melalui kolaborasi antara Sarga.co dan Kadipaten Pakualaman Yogyakarta.
Perwakilan Puro Pakualaman, Nyi Mas Lurah Adyaksa Putri, menjelaskan tradisi berkuda telah menjadi bagian dari sejarah Kadipaten Pakualaman sejak lama. Pacuan kuda modern di bawah naungan Pakualaman mulai digelar sejak 2013, namun sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dan perlambatan ekonomi.
"Terima kasih karena Pakualaman dipilih untuk berkolaborasi. Kami melihat pendekatan yang dilakukan Indonesia Horse Racing mampu mendekatkan olahraga ini kepada generasi muda," ujarnya.
Ia menilai konsep yang memadukan tradisi dengan modernitas menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan budaya berkuda.
Dalam seremoni pembukaan, unsur budaya Pakualaman ditampilkan melalui kereta kencana, prajurit, serta busana tradisional Jawa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya kepada masyarakat secara lebih luas. "Kolaborasi ini bukan hanya tentang adat, tetapi bagaimana budaya bisa hidup bersama olahraga dan hiburan modern," imbuhnya.
Baca Juga:IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval