APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran

Pemda DIY lakukan efisiensi anggaran ketat akibat pemangkasan dana transfer pusat, kenaikan BBM, dan pelemahan rupiah. Pemda fokus pada skala prioritas

Budi Arista Romadhoni
Senin, 15 Juni 2026 | 18:25 WIB
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
Ilustrasi APBD DIY Mengalami krisis. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemda DIY memperketat anggaran tahun 2026 akibat pengurangan dana transfer pusat sebesar Rp167 miliar dan Dana Keistimewaan Rp400 miliar.
  • Tekanan ekonomi dipicu naiknya harga BBM serta melemahnya nilai tukar rupiah yang berdampak pada operasional daerah dan proyek konstruksi.
  • Pemda DIY melakukan efisiensi dengan membatasi perjalanan dinas, meminimalisasi penggunaan kendaraan operasional, dan mendorong koordinasi melalui teknologi digital secara daring.

Namun ia memastikan hingga saat ini belum ada proyek yang mengalami pergeseran target pelaksanaan. Pemerintah masih melakukan pendataan terhadap kegiatan kegiatan yang paling terdampak untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

"Ini masih kami lihat. Kemarin kami sudah berkonsultasi dengan LKPP apakah memungkinkan ada penyesuaian terkait beberapa komponen, khususnya kegiatan konstruksi yang sangat terpengaruh oleh dolar," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Sultan menyebut, masyarakat perlu menyesuaikan pola konsumsi dengan kemampuan yang dimiliki dan menghindari gaya hidup berlebihan.

"Jangan hidup boros. Penghasilan tetap, ya kebutuhan hidup dijaga jangan di luar kemampuan," tandasnya. 

Baca Juga:Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama

Pesan tersebut, menurutnya, tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi juga menjadi prinsip yang dijalankan pemerintah daerah dalam mengelola anggaran di tengah meningkatnya tekanan ekonomi. 

"Hidup boros buat apa? Beli yang tidak perlu untuk apa? Punya aset yang tidak perlu untuk apa?" tandasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak