ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan

Pentas seni Ayik yang memprotes sponsor Didit Prabowo di ARTJOG 2026 berujung ricuh. Seniman mengaku dipukul petugas keamanan saat menyampaikan kritik

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:18 WIB
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
Ayik saat tampil dalam Gelaran ARTJOG 2026 di JNM Yogyakarta, Jumat (19/6/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Seniman bernama Ayik mengalami tindakan represif berupa pemukulan oleh petugas keamanan saat menggelar aksi protes di ARTJOG 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan Didit Hediprasetyo sebagai sponsor dalam perhelatan seni rupa ARTJOG 2026.
  • Para seniman menuntut transparansi sumber pendanaan serta mengkritik keterkaitan Didit dengan berbagai isu kebijakan keluarga Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menyinggung sejumlah isu yang selama ini dikaitkan dengan keluarga Presiden Prabowo Subianto. Di antaranya persoalan pembalakan hutan, tambang hingga perkebunan sawit.

Agam menyebut, penghapusan logo dan foto Didit Foundation dari materi promosi ARTJOG justru menunjukkan adanya ketakutan dari pihak penyelenggara.

"Kami melihat ketika media sosial mulai ramai, tiba-tiba logo dan foto Didit diturunkan. Seolah-olah Didit tidak jadi terlibat. Tetapi kami masyarakat yang sadar. Persoalannya tidak selesai hanya karena logo dan foto diturunkan. Malah kami melihat itu sebagai ekspresi ketakutan dari pihak ARTJOG," ungkapnya.

Agam mempertanyakan apakah dukungan pendanaan dari pihak Didit Foundation benar-benar telah dicabut atau hanya sebatas penghapusan identitas di ruang publik. Sebagai agenda besar seni rupa, ARTJOG semestinya menerapkan prinsip transparansi kepada publik, termasuk terkait sumber pendanaan.

Baca Juga:Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!

"Kalau pendanaan itu sudah ditarik, berarti harus ada buktinya. Kita tidak tahu apakah benar ditarik atau cuma ditarik-tarikan. Bisa saja hanya logo dan fotonya yang dihilangkan, sementara yang lain tetap berjalan. Itu yang kami kritisi sampai sekarang," ujarnya.

Agam menambahkan aksi pentas yang dilakukan para seniman sejatinya merupakan bentuk komunikasi kepada penyelenggara. Apalagi sebelumnya, berbagai kritik telah disampaikan melalui media sosial.

"Kami sudah berkomunikasi lewat media sosial. Performans ini juga alat komunikasi kami terhadap pihak ARTJOG. Seharusnya setelah performans ada dialog dan diskusi. Tapi kalau caranya langsung dihajar dan disikat, bagaimana komunikasi bisa terjadi," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak