Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman imbau warga waspada leptospirosis akibat kencing tikus di musim hujan. Tercatat 112 kasus positif dan 4 meninggal. Jaga kebersihan lingkungan!

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
Ilustrasi tikus menjadi penyebar Leptospirosis saat musim hujan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan Sleman mencatat 112 kasus terdiagnosis dan 81 kasus suspek leptospirosis hingga Oktober 2026.
  • Kawasan perumahan dan pabrik kayu di Kapanewon Ngemplak menjadi wilayah dengan sebaran penumpukan kasus terbanyak.
  • Dampak wabah tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia yang terdiri dari dua pasien positif dan dua suspek.

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk memperketat kewaspadaan terhadap penularan penyakit leptospirosis seiring datangnya musim hujan. 

Berdasarkan data resmi Dinkes Sleman hingga Oktober 2026, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Sleman, Khamidah Yuliati, menuturkan angka infeksi akibat bakteri Leptospira tercatat mengalami kenaikan.

"Kemudian untuk leptospirosis kasus di Sleman sampai laporan terakhir itu 112 kasus dan itu yang sudah terdiagnosis tegak leptospirosis ya," kata Yuli, Jumat (6/11/2026).

Selain kasus yang sudah terdiagnosis tegak, Dinkes Sleman turut mengawasi puluhan warga yang menunjukkan gejala klinis mengarah pada infeksi bakteri dari kencing tikus tersebut. Laporan resmi mencatat sebanyak 81 kasus suspek leptospirosis turut ditemukan di lapangan.

Baca Juga:Geger di DPRD DIY, Foto Gibran Diturunkan, Forum Kebangsaan Desak Pemakzulan

"Ada juga yang masih suspek, artinya dia belum bisa dipastikan apakah ini lepto bukan, tetapi mengarah ke lepto, gitu namanya suspek," ujarnya.

"Dan yang leptospirosis 112 (kasus) itu ada dua yang meninggal dunia sampai hari ini dan mudah-mudahan tidak naik lagi sampai akhir tahun tapi dari yang suspek itu juga ada dua yang meninggal," tambahnya.

Yuli menyoroti grafik perkembangan kasus mingguan dan tahunan di Kabupaten Sleman. Dari tren historis yang tercatat sejak 2020 hingga 2026, grafik menunjukkan kecenderungan peningkatan kasus yang dinamis, meski sempat mengalami penurunan singkat pada 2024.

"Tren leptospirosis ini memang dari tahun ke tahun malah meningkat dibandingkan misalnya dari tahun 2020 ya, sejak saya di dinas 2022 sampai sekarang itu memang trennya naik tapi pernah turun di tahun 2024," ungkapnya.

Terkait sebaran geografis, kata Yuli, penumpukan kasus terbanyak berada di wilayah Kapanewon Ngemplak. Adapun penularan di wilayah tersebut tidak terjadi di area pertanian, melainkan di kawasan perumahan dan pabrik kayu.

Baca Juga:Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Tingginya angka kejadian ini berbanding lurus dengan temuan populasi vektor di lapangan. Lampiran data Dinkes Sleman mencatat Rodent Trap Success Rate (tingkat keberhasilan perangkapan tikus) mencapai 34,2 persen. 

Mengingat tingginya data kasus dan kepadatan populasi tikus, masyarakat diimbau segera memanfaatkan fasilitas tes Leptotek (RDT) di puskesmas jika mengalami gejala demam dan nyeri betis agar penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Harapan kami memang masyarakat itu sangat peduli, harus sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan juga terhadap kebersihan diri pribadi masing-masing," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak