Muhaimin - bukan nama sebenarya, sempat menggunakan jasa taksi reguler. Ia merupakan penumpang asal palangkaraya yang ingin berkunjung ke Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.
Salah satu driver taksi regul memperlihatkan tarif menuju gemolong sebesar Rp 575.000. Patokan itu menjadi acuannya berdasarkan aplikasi ojek online. Harga tersebut masih bisa ditawar hingga Rp 400.000.
Buruknya pengelolaan transportasi
Pakar transportasi Ahmad Munawar menilai polemik ini karena buruknya pengelolaan transportasi di bandara YIA disebabkan oleh luputnya perhatian pemerintah hingga tataran bawah.
Faktor lain kata Munawar, buruknya pengelolaan sistem transportasi dari dan menuju bandara YIA tidak lepas dari belum maksimalnya sistem birokrasi yang ada.
"Perlu ada usaha-usaha yang proaktif dari stakeholder untuk duduk bersama. Terutama antara eksekutif dan legislatif di jajaran Pemprov DIY," kata Munawar saat dihubungi.
Guru Besar Transportasi Fakultas Teknik UGM itu menuturkan, jika polemik ini tidak diselesaikan hanya menambah polemik bagi perusahaan transportasi darat. Tapi turut merembet hingga ke ranah penumpang.
Kontributor : Rahmad Ali
Baca Juga: Kemenhub Akan Buat Jalur Khusus dari Terminal Giwangan Menuju YIA
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda