SuaraJogja.id - Penyidik KPK telah mengamankan tiga koper beserta tas hitam dan satu kardus kecil saat menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) dan kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) kompleks Balaikota Yogyakarta pada Kamis (22/8/2019) kemarin.
Selain menggeledah kantor DPUPKP dan LPSE, KPK juga menggeledah rumah Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPKP Kota Yogyakarta Aki Lukman dan turut mengamankan uang sejumlah Rp 130 juta.
Uang tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap dalam proyek rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo dan sekitarnya. Menanggapi hal tersebut Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan pihaknya menghormati asas praduga tak bersalah, serta kasus ini sepenuhnya diserahkan ke KPK.
"Kita hormati saja proses ini, dalam konteks ini kita menghormati asas praduga tak bersalah," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Balaikota Yogyakarta, Jumat (23/8/2019)
Haryadi menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui perkembangan status Aki Lukman apakah masih sebagai saksi atau sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Mengenai uang itu saya tidak tau, Statusnya juga tidak tahu. Kan yang periksa KPK, tanya KPK saja," ujarnya
Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menambahkan soal uang Rp130 juta yang disita KPK dari Aki. Ia menduga Aki punya usaha lain
"Kan disita di rumah, apakah Aki juga punya usaha lain, kan kita enggak tahu" kata dia.
Kontributor : Rahmad Ali
Baca Juga: Jaksa Eka Safitra yang Tertangkap OTT KPK, Baru Tujuh Bulan Bertugas
Berita Terkait
-
Geledah Balai Kota Yogyakarta, KPK Bawa Tiga Koper Ukuran Besar
-
Jaksa Eka Safitra yang Tertangkap OTT KPK, Baru Tujuh Bulan Bertugas
-
KPK Sambangi Balaikota Yogyakarta, Wali Kota Haryadi: Belum Tahu
-
Jadi Tahanan KPK, Kejati DIY Ingin Jaksa Eka Safitra Dicopot
-
Kasus Suap Jaksa, KPK Geledah 2 Lokasi di Yogyakarta
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi
-
Tampil Gaya dengan Budget Rp80 Jutaan: 3 Mobil Bekas 'Aura Masa Kini' yang Wajib Dilirik!