SuaraJogja.id - Acara bertajuk Lokakarya Anak: Membuat Objek dari Kardus digelar di Kids Corner Biennale Jogja 2019, Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Minggu (3/11/2019) kemarin. Bio Andaru mengajak anak-anak berkreasi dan membuat karya seni dengan menggunakan kardus bekas.
Dalam rilis yang diterima Suara.com, sebanyak 11 anak turut berpartisipasi mengikuti lokakarya ini. Mereka diajak membuat sebuah rumah berbahan kardus yang kemudian diwarnai dengan cat air.
Selain menunjang imajinasi dan kreativitas anak, workshop ini juga diharapkan melatih kerjasama anak dalam sebuah tim. Oleh karenanya, selama lokakarya, mereka dapat berelasi dengan teman yang lain.
Semua karya anak-anak kemudian dipamerkan di ruang Kids Corner, TBY. Kids Corner sendiri merupakan salah satu rangkaian program Biennale Jogja XV Equator 5 2019. Anak-anak dapat bebas berekspresi melalui berbagai lokakarya di sana.
Nuansa Kids Corner pun sangat artsy dan lucu, disertai gambar-gambar bermotif monster laut dan pop art karya Siam Artista. Ada juga dinding mural agar anak-anak dapat berkreasi dengan gambar, sesuai dengan ruang gerak anak yang penuh imajinasi.
Sementara itu, ada juga workshop membuat diorama laut. Anak-anak dapat bebas menggambar dan mewarnai dengan tema laut. Hasilnya pun dipamerkan pada dinding Kids Corner.
Kegiatan membuat kerajinan dan botol bekas juga tidak kalah seru. Anak-anak menggunakan bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mudah ditemukan, dan masih berkaitan dengan Biennale Jogja 2019 yang mengusung tema 'pinggiran'. Tak cuma botol bekas tapi juga kardus dan bahan alami seperti dedaunan.
Terdapat juga kegiatan mendongeng, di mana anak-anak bebas membawa barang dan perlengkapan sendiri. Mereka diharapkan bisa berimajinasi sendiri lewat barang yang mereka bawa, kemudian merangkainya dengan sebuah cerita.
Baca Juga: Soroti Nasib KPK, Seniman Biennale Jogja Diskusi Bareng Pukat UGM dan ICM
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Tren Kasus DBD di Kota Yogyakarta Menurun, Pengendalian Tetap Jadi Prioritas
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
MUI DIY Terbitkan Seruan Jelang Ramadan 1447 H, Soroti Potensi Perbedaan Awal Puasa
-
Menjelajahi Kekayaan Rasa Durian Lokal: 7 Varietas Unggulan Asli Indonesia
-
7 Fakta Pembunuhan Eks Sekjen Pordasi di Gumuk Pasir Bantul Yogyakarta, Bisnis Gagal Hutang Menumpuk