SuaraJogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membeberkan jabatan mana saja yang paling diminati Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melamar di Kota Yogyakarta.
Melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Yogyakarta, disebutkan lima di antaranya yang menjadi favorit bagi pelamar.
"Ada lima jabatan yang difavoritkan pelamar CPNS 2019 di Yogyakarta. Paling tinggi adalah jabatan analis perencanaan evaluasi dan pelaporan. Kedua pamong budaya, ketiga bidan, keempat guru IPA (SMP), serta perawat," kata Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, BKPP Kota Yogyakarta, Ari Iryawan pada SuaraJogja.id, Kamis (21/11/2019).
Ari menambahkan, hingga Kamis pukul 09.42 WIB jumlah pelamar di jabatan analis perencanaan evaluasi dan pelaporan berjumlah 93 orang. Yang telah melampirkan berkas (submit) terdapat 19 pelamar, dengan total 15 slot untuk yang diterima.
Sementara, sebanyak 69 orang telah mengisi formulir dari jabatan pamong budaya. Jumlah yang telah submit sebanyak 21 dengan total formasi 7 slot.
"Untuk jabatan bidan sudah ada 64 orang yang mengisi formulir. Jabatan guru IPA (SMP) ada 56 pelamar, sementara perawat sudah ada 56 orang yang melamar," terang Ari.
Disinggung jabatan mana saja yang kurang diminati, Ari menyebut ada sembilan jabatan. Uniknya, tidak ada satu orang pun yang mengisi formulir untuk sembilan jabatan tersebut, .
"Ada sembilan jabatan yang kurang atau tidak difavoritkan di instansi Pemerintah Kota Yogyakarta. Antara lain, pranata pemadam kebakaran, fasilitator kemitraan, penyusun bahan bantuan hukum, analisis penempatan bahan tenaga kerja dan perluasan tenaga kerja, fisikawan medis, psikologi klinis, arsiparis, polisi pamong praja, dan perancang peraturan perundang-undangan," tambahnya.
Hingga kini terdapat 1.581 pelamar yang tercatat telah mengisi formulir di instansi Pemerintah Kota Yogyakarta. Sebanyak 315 pelamar sudah submit dan diprediksi terus bertambah.
Baca Juga: Ironis, Sekolah Pilot Mahal Setelah Lulus Malah Nganggur
Pemerintah Kota Yogyakarta, ungkap Ari, tidak membatasi kuota pelamar. Pihaknya memberi kesempatan kepada peserta CPNS untuk melakukan pendaftaran, yang akan ditutup pada 26 November 2019.
"Tidak ada batasan kuota pelamar (instansi pemerintah Yogyakarta). Jadi kami terus menerima pelamar hingga 26 November, nanti tinggal syarat administrasinya terpenuhi atau tidak," jelas Ari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah