SuaraJogja.id - Hujan lebat disertai angin kencang kembali mengguyur Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (11/12/2019) siang. Peringatan dini cuaca ini juga telah disiarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Staklim) Yogyakarta pada Rabu pukul 14.14 WIB.
Berdasarkan peringatan dalam cuitannya, @StaklimJogja menyebutkan bahwa hujan angin itu mulai turun sejak pukul 12.20 WIB dan diperkirakan akan berlangsung sampai pukul 15.50 WIB.
Daerah yang mengalami hujan angin ini, menurut Staklim Jogja, antara lain Kecamatan Kalasan, Ngemplak, Cangkringan, Pakem, Turi, Sleman, dan Tempel, Kabupaten Sleman.
Beberapa warga Sleman pun telah melaporkan kondisi cuaca di daerahnya melalui Twitter. Sebagian dari mereka menyertakan video hujan deras dan berangin.
Tak hanya itu, banyak dari mereka yang kembali mengeluhkan mati listrik, setelah sebelumnya juga sempat dilakukan pemadaman listrik oleh PLN Jogja saat hujan disertai angin kencang di sebagian besar wilayah DIY, Minggu (8/12/2019) lalu.
@Adeanto: Hujan dan angin.... Kemudian mati listrik @pln_123 di sekitar Wedomartani, Ngemplak, Sleman.
@latfazh: Hati-hati hujan deras area Sleman, jarak pandang hanya sebatas teman.
@Ichaamalisa: Ini kenapa daerah Karanggayam Jalan Kaliurang Km 5, Sleman, DIY mati lampu tiap hari ya? :') @pln_jogja @pln_123.
@moghul91: @pln_123 Kak mati lagi lampunya nih, Jembatan Merah, daerah Gejayan, Depok, Sleman, Yogyakarta. Sudah Saya DM juga, panas Minnn.
Baca Juga: Suami Iis Dahlia Bawa Harley Davidson Selundupan, Anak: Ayah Orang Baik
@sriastuti00: Margoagung Seyegan Sleman hujan deras disertai angin kencang tambah gludak gluduk. Tetap hati-hati teman-teman di mana pun kalian berada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup