SuaraJogja.id - Hujan yang disertai dengan angin kencang melanda wilayah Bantul, Selasa (10/12/2019).
Salah satu wilayah Bantul yang terdampak yakni kawasan destinasi wisata Puncak Sosok yang terletak di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Bantul.
Sejumlah bangunan yang ada di lokasi wisata itu porak-poranda diamuk hujan yang disertai angin kencang.
Ironisnya, sementara lokasi wisata Puncak Sosok diamuk angin kencang, para pengelolanya tengah menerima Anugerah lomba Desa Wisata Nusantara yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi di Tebing Breksi Sleman.
Pada ajang itu, objek wisata Puncak Sosok meraih juara harapan 6 dan berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp7 juta serta uang pembinaan dan pendampingan senilai Rp400 juta.
Salah seorang pengelola Puncak Sosok, Huda, mengungkapkan hujan yang mulai terjadi sejak pukul 12.30 WIB memang cukup deras namun berlangsung tidak terlalu lama. Kendati demikian hujan tersebut disertai dengan angin kencang sehingga membuat salah satu bangunan utama pendopo di Puncak Sosok roboh.
"Iya mas, yang rusak malah bangunan baru," tuturnya ketika dikonfirmasi.
Menurut Huda bangunan tersebut baru didirikan sekitar 3 bulan yang lalu. Bangunan tersebut adalah salah satu pendopo yang rencananya akan digunakan sebagai tempat pertemuan ataupun juga warung kuliner tradisional di destinasi yang mulai ngehits.
Nampaknya struktur bangunan dari pendopo yang belum lama berdiri tersebut tak kuat menahan tiupan angin yang cukup kencang pada Selasa siang ini. Sehingga seluruh bangunan pendopo roboh rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Peringati Hari Antikorupsi, PMII Bantul Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD
Tak hanya itu, angin kencang yang yang terjadi pada Selasa siang tersebut juga membuat tenda tenda di Puncak Sosok beterbangan. Kebetulan sore hari ini di Puncak Sosok akan diadakan acara Bawuran Fest. Tenda-tenda tersebut akan digunakan sebagai ruang pamer berbagai produk unggulan Desa Bawuran.
"Kebetulan acaranya baru dibuka sore ini," tambahnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Walhi DIY: Pohon Rawan Tumbang Jangan Cuma Dipetakan
-
Hujan dan Angin Kencang Landa Kediri, Satu Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon
-
Angin Kencang dan Hujan Terjang Bangkalan: Pohon Tumbang, Rumah Rusak
-
Breaking News: Angin Kencang Hajar Lima Kecamatan di Sleman
-
Kondisi Terkini Desa Sendangrejo yang Terdampak Parah Hujan Disertai Angin
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup