SuaraJogja.id - Polda DIY bekerja sama dengan Densus Antiteror 88 untuk mengantisipasi ancaman terorisme di DIY selama Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Kerja sama dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat maupun wisatawan yang berada di DIY selama seminggu kedepan.
"Antisipasi [terorisme di DIY] sudah. Kita kerja sama Densus, dan Densus sudah turun ke sini," ungkap Kapolda DIY Irjen (Pol) Asep Suhendar di Kantor Gubernur DIY, Senin (23/12/2019).
Menurut Asep, Densus telah melakukan pemetaan di DIY. Namun Asep tidak mau menjelaskan secara detail terkait hasil pemetaan Densus 88 Mabes Polri.
"Janganlah," tandas Asep.
Asep berharap, kondisi di Yogyakarta aman selama Nataru dan masyarakat bisa beribadah dengan khidmat dan tenang tanpa rasa khawatir
"Perayaan Natal juga dapat berjalan dengan baik. Mudah-mudahan tahun baru juga aman," ungkapnya.
Terkait penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di sejumlah tempat di DIY, Asep membenarkan pemberitaan tersebut. Namun Asep tidak mau menyebutkan jumlah teroris yang ditangkap.
"Mabes Polri yang tahu. Kita tahu, tapi itu secara teknis dari Mabes Polri yang melaksanakan tugas. Saya enggak tahu [jumlah yang] dibawa, secara teknis sama Kadensus saja tanyanya," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Borneo FC akan Pertahankan Mario Gomez
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu