SuaraJogja.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan kembali mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari ke depan, setelah cuaca cerah dan suhu udara panas meliputi wilayah tersebut.
"Dalam beberapa hari ke depan hujan diprediksi akan kembali berpotensi muncul di beberapa wilayah DIY," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta Etik Setyaningrum seperti dilansir dari Antara, Senin (20/1/2020) .
Etik menjelaskan selama 17-18 Januari 2020 awan hujan tidak terpantau di wilayah DIY karena kondisi atmosfer belum mendukung pembentukan awan hujan, antara lain karena munculnya pola angin yang menyebar (divergen).
"Pola angin yang menyebar itu kurang mendukung untuk pembentukan awan-awan hujan di Yogyakarta," kata dia.
Menurut dia, wilayah DIY masih dalam periode musim hujan. Selama musim hujan, ia menjelaskan, curah hujan per dasarian (10 hari) sama dengan atau lebih besar dari 50 mm dalam satu dasarian diikuti beberapa dasarian berikutnya secara berturut-turut.
"Sehingga meskipun dasarian dua pada Januari ini jumlah curah hujan relatif rendah, tetapi di dasarian tiga selanjutnya curah hujan kembali diprediksi dalam kategori tinggi atau di atas 50 mm per dasarian," kata dia.
Ia memprakirakan secara umum musim hujan di wilayah DIY mencapai puncak pada akhir Januari hingga Februari 2020. Musim hujan disebut telah memasuki puncak apabila curah hujan mencapai jumlah tertinggi selama tiga dasarian berturut-turut.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi pada periode tersebut.
"Diimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Etik.
Baca Juga: Resmikan RS Siloam Yogyakarta, Sultan HB X: Tak Perlu Berobat Ke Malaysia
Berita Terkait
-
Cuaca Panas di Jogja dan Sekitarnya Diprediksi Berlangsung Hingga Seminggu
-
Cuaca Cerah, Deretan Foto Merapi Kala Senja Banjiri Lini Masa
-
Belasan Talut di Jogja Rawan Longsor, Termasuk di Sungai Kecil
-
Terpopuler: Makeup untuk Musim Hujan, Waktu Bercinta Ideal
-
Antiluntur, Ini Tips Pakai Makeup Saat Musim Hujan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat