"Embrio Ecopreneur Forum inilah yang kami bentuk di Kasihan, Bantul untuk membuktikan semua teori ekonomi lingkaran," tambahnya.
Franziska menambahkan, di gelaran Festival ada pasar dengan fashion show dan pameran seni rupa kontemporer. Pameran seni rupa kontemporer internasional ini untuk membuka kesadaran tentang limbah lebih jauh.
Ketua Paguyuban Bank Sampah DIY Istiadji Subekti menyambut baik munculnya kelompok-kelompok pengelola sampah baru semacam Forum Upcycle Indonesia ini. Apalagi kelompok yang bergerak nyata mengatasi problema sampah yang sudah kronis.
"Diperlukan kelompok-kelompok atau pun gerakan masyarakat untuk mengelola sampah secara nyata. Di samping penting pula melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pengelolaan sampah ini. Tapi, gerakan dengan praktik nyata pasti akan lebih bermakna," kata Istiadji.
Paguyuban Bank Sampah DIY pun siap bersinergi dengan Forum Upcycle Indonesia. Yakin bahwa kolaborasi dan sinergi akan semakin memperkuat civil society dalam memperbaiki lingkungan dan ruang publik. Termasuk dalam urusan sampah.
Istiadji juga menyampaikan, kelompoknya juga akan bergerak nyata menyambut Hari Peduli Sampah Nasional 2020. Paguyuban yang dipimpinnya menggelar kegiatan Bank Sampah Jogja Heboh di event Selasa Wagen 18 Februari 2020. Kegiatan ini didukung Bank Indonesia Perwakilan DIY, Batik Margaria Group, Dynamix Indonesia, Sonoro FM Yogya dan DLH Kota Yogya.
Selain menggelar 50 macam pelatihan untuk membuktikan hal-hal yang bisa dilakukan Bank Sampah, kegiatan juga diisi launching Gerakan Malioboro Resik Lan Ijo (Bersih dan Hijau). Ke depan Paguyuban Bank Sampah DIY mendampingi Komunitas Malioboro untuk mengelola sampah melalui konsep bank sampah komunitas.
Berita Terkait
-
PT AMI Pengelola Stadion Kridosono Bakal Tindaklanjuti Tembok yang Ambyar
-
Dilengkapi Kolam hingga ATV, Area Jembatan Tegaldowo Jadi Taman Wisata
-
Akhir Pekan ke Bantul, Ini 4 Rekomendasi Destinasi Wisata yang Instagenic
-
Pria Ngamen demi Scorpions, Promotor JogjaROCKarta Bakal Ajak ke Backstage
-
Tembok Stadion Kridosono Jogja Ambrol, Sempat Dikira Suara Orang Jatuh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta