SuaraJogja.id - Berangkat dari kesadaran pentingnya pengelolaan sampah, sejumlah aktivis bank sampah, seniman, akademisi, dan pengusaha, menjalin sinergi dan kolaborasi membentuk Forum Upcycle Indonesia (FUI).
Tidak banyak bicara, FUI yang merencanakan perhelatan besar Festival Upcycle Internasional ini terus bergerak. Rutin mengadakan konsolidasi, juga menjalin komunikasi dengan banyak pihak. Termasuk berjejaring dengan akademisi lokal maupun internasional.
Pekan kedua Februari ini, setelah pertemuan internal, FUI bertemu dengan seorang Guru Besar UGM yang peduli dengan ekonomi kerakyatan. FUI diundang ke kediaman Prof Dr Gunawan Sumodiningrat. Klop dengan gerakan FUI, Gunawan Sumodiningrat pun ganti mengundang Tim ini.
"Mohon berkenan menjadi narasumber seminar bulanan di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UGM," pinta Gunawan lewat pesan WA.
Seminar bulanan FEB kali ini bertema "Pengelolaan Sampah untuk Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat". Tim FUI pun tampil di Auditorium Djarum Hall Gedung Pertamina Lt 6 Fakultas tersebut.
Hadir di acara tersebut di antaranya Tim Ecopreneur FUI Boy Candra, Nike Triwahyuni, Yuli Pratiwi, Purwani Handayani. Juga ada Ketua Festival Upcycle Internasional Franziska Fennert dan Direktur Kreatif Festival Iwan Wijono yang juga Ketua Forum Upcycle Indonesia.
Boy Candra menyampaikan model pendekatan kemitraan/gotong royong dalam pengelolaan sampah. Menggunakan pendekatan plasma-inti. Tak hanya berteori, Tim Ecopreneur ini pun praktik menjalani "jalur usaha" ini. Mereka "membangun pabrik" daur ulang sampah.
Selain milik Boy yang memproduksi beragam pipa paralon, mereka pun membangun tempat baru di Kasihan, Bantul. Dekat Pondok Alhamdulillah milik budayawan kondang Emha Ainun Najib alias Cak Nun.
Tugas pun dibagi. Ada yang bergerak mengedukasi masyarakat. Ada yang khusus di jalur sekolah. Mereka gerakkan pemilahan dan mereka pun langsung membeli sampah pilah tersebut.
Baca Juga: Konser di Jogja Dihentikan karena Gedung Goyang, Ini Penjelasan Pihak Mal
Usaha ecopreneur ini mereka jalani untuk membuktikan bahwa tim ini tidak omdo alias omong doang.
Maka, saat Prof Gunawan Sumodiningrat ingin berkunjung pun, mereka siap. Bisa menunjukkan secara nyata langkah zero waste management yang mereka kampanyekan.
Sehingga rencana menggelar Festival Upcycle Internasional pada 26 Agustus 2020 nanti menjadi bentuk nyata "unjuk gigi". Bukan sekedar menebar imaji ataupun ilusi.
Festival Upcycle rencananya diisi dengan beberapa kegiatan. Seperti seminar, ecopreneur forum, pameran seni, fashion show, dan pameran produk upcycle.
"Ini festival yang mencoba mendorong rakyat ke ekonomi lingkaran (circular economy)," tegas Franziska.
Seminar, lanjutnya, membuka diskursus dan teori. Ecopreneur Forum memberi kemungkinan untuk menjadi entrepreneur dalam parameter ekologi dan solidaritas (community building).
Berita Terkait
-
PT AMI Pengelola Stadion Kridosono Bakal Tindaklanjuti Tembok yang Ambyar
-
Dilengkapi Kolam hingga ATV, Area Jembatan Tegaldowo Jadi Taman Wisata
-
Akhir Pekan ke Bantul, Ini 4 Rekomendasi Destinasi Wisata yang Instagenic
-
Pria Ngamen demi Scorpions, Promotor JogjaROCKarta Bakal Ajak ke Backstage
-
Tembok Stadion Kridosono Jogja Ambrol, Sempat Dikira Suara Orang Jatuh
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor